Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ekspedisi Rupiah Berdaulat, BI Bersama TNI AL Susuri Wilayah 3T

Tanya Rompas • Senin, 18 Juli 2022 | 08:55 WIB
Photo
Photo
MANADOPOST.ID— Sabtu (16/7) pekan lalu, Bank Indonesia bersama TNI - AL melakukan upacara pelepasan KRI Ajak 653 dalam menjalankan misi program 'Ekspedisi Rupiah Berdaulat Wilayah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T) yang se Sulawesi Utara (Sulut)' dengan total mata uang sebesar Rp3 miliar. Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat menjelaskan, program ekspedisi rupiah ke Wilayah 3T memiliki beberapa tujuan. Antara lain, untuk memenuhi kebutuhan uang bagi masyarakat yang berada di daerah-daerah pelosok, penukaran uang rusak, membawa khas keliling, membawa CSR berupa bantuan sembako yang akan dibagikan ke masyarakat, serta melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap pentingnya mencintai rupiah sebagai bagian dari kedaulatan negara. Arbonas menyebutkan, saat ini program ekspedisi rupiah berdaulat akan keliling di Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe. "Di Kepulauan Talaud ada empat titik. Yakni, Pulau Rainis, Pulau Karatung, Pulau Marampit dan Pulau Miangas. Sedangkan, di Sangihe yakni Pulau Marore dan Kalama. Ini akan berlangsung selama satu pekan," sebutnya, di sela acara pelepasan, Sabtu, pekan lalu. Pada kesempatan itu pun, dia menyampaikan terima kasih kepada para Anggota TNI - AL yang senantiasa mendukung dan bekerjasama dalam mensukseskan program tersebut. "Rasa hormat dan terima kasih kami atas dukungan semua pihak, khususnya para TNI-AL yang menjadi bagian penting dalam mensukseskan tugas BI untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara," ungkapnya. Di kesempatan yang sama, Komandan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Nouldy J. Tangka, diwakili Kolonel Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono menekankan, program tersebut bisa menumbuhkan rasa cinta, bangga dan paham rupiah kepada masyarakat negara Indonesia. “Ini merupakan kegiatan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap mata uang rupiah, kerja sama kami bersama Bank Indonesia sebanyak 76 kali kegiatan kas keliling ke 399 pulau terluar sejak 2011-2021, untuk tahun 2022 sudah dilaksanakan 16 kali dari target 81 pulau,” bebernya. Di sisi lain, Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo selaku Paban II Ops Sopsal dari Mabes TNI AL, membeberkan fakta yang sering dijumpai di pulau terluar perbatasan NKRI dengan negara tetangga. Yakni, rawan penggunaan mata uang asing. “Titik temu TNI AL dengan BI ada di Pulau 3T, karena disana rawan penggunaan mata uang asing, kita harus mengantisipasinya. Dengan program ini, semoga semua masyarakat di wilayah 3T semakin paham dan mencintai mata uang rupiah," kuncinya. (ayu) Editor : Tanya Rompas
#wilayah 3t #BI #Arbonas Hutabarat #Ekspedisi Rupiah Berdaulat #TNI AL #Bank Indonesia Sulut