MANADOPOST.ID-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI, akan genap berusia 128 tahun pada 16 Desember 2023 mendatang.
Usia baru ini tentunya menjadi momentum dalam merefleksikan setiap perjuangan, inovasi, transformasi serta kerja keras yang sudah dilakukan selama ini.Yang senantiasa menjadikan BRI sebagai salah satu Industri Keuangan berlabelkan ' Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Indonesia.
Perjalanan BRI sejak ratusan tahun yang lalu sampai saat ini, telah membawa perubahan yang begitu pesat. Khususnya dalam proses layanan terhadap nasabah.
Potret inovasi BRI ini kini bisa dilihat dan dirasakan oleh seluruh nasabahnya. Dahulu, antrean panjang sering terjadi di setiap outlet BRI. Nasabah rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan layanan transaksi.
Kini, berkat transformasi digital yang dilakukan BRI, seluruh nasabah bisa dengan mudah mengakses layanan perbankan kapan pun dan dimana pun selama jaringan internet tersedia.
Aplikasi BRIMO yang dihadirkan BRI bisa dengan mudah diunduh melalui Play Store dan App Store. Beragam layanan perbankan bisa didapatkan hanya dalam satu genggaman.
Tak hanya, memantapkan inovasi digital, BRI pun turut memberdayakan masyarakat melalui inovasi andalannya, yakni dengan menambah jumlah Agen BRILink.
Yang tidak hanya terfokus pada masyarakat perkotaan tetapi juga masyarakat pedesaan yang berada di wilayah terpencil, dan terluar. Dari data yang dihimpun Manado Post , total Agen BRILink yang dimiliki BRI sampai dengan saat ini mencapai 661 ribu agen. Dengan total transaksi Rp1.300 triliun setiap tahunnya.
Sedangkan, khusus di Wilayah kerja BRI Regional Office Manado yang terdiri dari empat provinsi, diantaranya, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Gorontalo, total Agen BRILink sebanyak 29.115 agen. Dengan transaksi 36.838.336 dan sales volume sebesar Rp47.482.815 (lihat grafis,red)
Baca Juga: Persatuan Emirat Arab Undang Masyarakat Adat
CEO BRI Regional Office Manado Luthfi Iskandar membeberkan, setiap tahun, jumlah agen BRILink di Wilayah kerja BRI Manado terus mengalami peningkatan.
Ia menyebutkan, para Agen ini tersebar di wilayah-wilayah yang jauh dari keberadaan Kantor Cabang ataupun Kantor Unit BRI.
"Karena memang esensi dari BRILink ini membantu masyarakat, khususnya yang ada di daerah terpencil untuk tetap mendapatkan layanan perbankan," tekannya.
Ia meyakini, jumlah Agen BRILink ini masih akan terus bertambah, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan.
"Sehingga kami fokus menyasar titik-titik potensial yang bisa dijadikan tempat dalam menambah keberadaan Agen BRILink. Penambahan ini bukan semata-mata untuk penuhi target ataupun kuota. Tapi sebagai upaya kami dalam memberikan layanan perbankan kepada seluruh masyarakat melalui bantuan para Agen,"tegasnya.
Di sisi lain, Direktur Utama BRI Sunarso menuturkan, Agen BRILink menjadi salah satu inovasi andalan BRI. Yang tak hanya mempermudah layanan, tetapi juga meningkatkan inklusi keuangan. Menurutnya, dengan Agen BRILink, operasional internal bisnis prosesnya dikerjakan secara digital. Tetapi ketika berhubungan sama nasabahnya masih membutuhkan human touching karena BRI bukan sekedar mendeliver produk ataupun service, tetapi juga empowering masyarakat.
Dia menjelaskan, melalui Agen BRILink, nasabah dan debitur dapat memenuhi kebutuhan perbankan mereka tanpa perlu repot-repot datang ke bank atau ATM apalagi dengan adanya pembatasan kegiatan di tempat umum. Dia menuturkan, keberadaan agen-agen tersebut selain untuk mendukung program pemerintah dalam hal inklusi keuangan sampai ke pelosok negeri.
"Jadi kita harus memberdayakan mereka melalui berbagai pendampingan edukasi dan lain-lain saya kira Itu posisinya untuk digitalisasi," kata Sunarso.
Lantas, bagaimana tanggapan masyarakat terhadap keberadaan Agen BRILink? Rusdi Mokodongan, warga Lolak yang aktif menggunakan BRILink termasuk salah satu yang merasakan dampak positifnya. Sebagai seorang petani, dirinya sering membutuhkan layanan perbankan untuk mengirim dan menerima uang dari pembeli hasil panen. Sebelum ada BRILink, ia harus menempuh perjalanan jauh ke bank.
"Alhamdulillah, sekarang tidak lagi. Tinggal datang ke Agen BRILink membawa ATM, lalu tarik tunai. Meski jumlah penarikan terbatas, tapi keberadaan BRILink sangat membantu," akunya.
Ia pun berterima kasih dan memberi apresiasi terhadap inovasi BRILink. Ia mengungkapkan, keberadaan Agen BRILink tak hanya bantu transaksi tapi juga membantu memberi petunjuk langkah demi langkah untuk menggunakan aplikasi digital BRI lainnya seperti penggunaan aplikasi BRIMO dalam bertransaksi.
"Saya sering datang ke salah satu Agen BRILink yang ada di Lolak. Apapun yang saya tanyakan soal layanan perbankan pasti dijawab. Bahkan diberi edukasi dan petunjuk cara menggunakan aplikasi BRIMO. Para Agen BRILink tak pernah pelit berbagi ilmu. Keberadaannya Agen BRILink menjadikan kami melek akan teknologi yang semakin canggih, "kuncinya.
Total Agen BRILink di Empat Provinsi yang Masuk dalam Wilayah Kerja BRI Regional Office Manado, hingga 30 Oktober 2023
*Sulawesi Utara
Total Agen: 8.761
Total Transaksi:6.145.412
Sales Volume: Rp6.415.674
*Sulawesi Tengah
Total Agen:10.925
Total Transaksi:20.026.020
Sales Volume:Rp28.253.518
*Maluku Utara
Total Agen: 2771
Total Transaksi:5.494.770
Sales Volume: Rp6.457.145
Gorontalo
Total Agen: 6.659
Total Transaksi:5.170 134
Sales Volume: Rp6.335.477
Total se Kanwil
Agen: 29.115
Total Transaksi:36.838.336
Sales Volume: Rp 47.482.815
Sumber: BRI Regional Office Manado, Diolah Manado Post, Kamis (23/11/2023)
Editor : Ayurahmi Rais