Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Putra Sulut Pimpin Bank Nomor 1 Indonesia, Ini Jejak Karier Hendra Lembong

Tanya Rompas • Sabtu, 7 Juni 2025 | 14:13 WIB

 

Presdir BCA Hendra Lembong. (Dok Istimewa)
Presdir BCA Hendra Lembong. (Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID- Gregory Hendra Lembong resmi menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) per 2 Juni 2025, menggantikan Jahja Setiaatmadja yang kini menjabat sebagai Presiden Komisaris BCA.

Lahir pada 23 Januari 1972 di DKI Jakarta, Hendra memiliki akar keluarga dari Sulawesi Utara. Ia meraih gelar Bachelor of Science in Chemical Engineering dari University of Washington dan melanjutkan studi S2 di Stanford University dengan gelar Master of Science in Engineering Economic Systems.

Hendra memulai karier di Citibank pada 1994, menempati berbagai posisi strategis di Asia dan Eropa hingga 2009.

Ia kemudian menjabat sebagai Global COO & Head of Business Development di Deutsche Bank London (2009–2010), Regional Head of Transaction Services di J.P. Morgan Asia Pacific Singapura (2010–2013), dan Chief of Transaction Banking di CIMB Niaga (2013–2018).

Selanjutnya, ia menjabat sebagai CEO Group of Transaction Banking dan Chief Fintech Officer di CIMB Group Malaysia, serta Chief Transformation Officer di CIMB Niaga Indonesia hingga Maret 2020.

Bergabung dengan BCA pada 2020, Hendra menjabat sebagai Direktur yang bertanggung jawab atas Strategic Information Technology dan Enterprise Security. Pada 2022, ia diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur, mengawasi Group Strategic Information Technology dan Group Operation Strategy & Development, serta supervisi atas Direktur Keuangan & Perencanaan Perusahaan dan Direktur Transaksi Perbankan.

Pengangkatan Hendra sebagai Presiden Direktur BCA disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret 2025 dan efektif berlaku pada 2 Juni 2025 setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).(***)

Editor : Tanya Rompas
#Hendra Lembong #Putra sulut #bca