Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Juli, Bandara Samrat Manado akan Ketambahan Dua Rute Penerbangan Baru, Apa Saja?

Ayurahmi Rais • Sabtu, 28 Juni 2025 | 11:08 WIB
Ilustrasi penerbangan Rusia (Istimewa)
Ilustrasi penerbangan Rusia (Istimewa)

 

MANADOPOST.ID— Mulai Juli 2025, Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado akan melayani dua rute penerbangan baru. Rute ini diharapkan dapat memperluas konektivitas serta mendukung pergerakan wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

Dua rute tersebut adalah Manado–Toraja (PP) dan Manado–Jakarta (PP). Rute Manado–Toraja dijadwalkan mulai beroperasi pada 7 Juli 2025, menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas sekitar 70 penumpang. Sementara itu, penerbangan harian rute Manado–Jakarta akan dilayani oleh Indonesia AirAsia mulai 17 Juli 2025.

 

Kehadiran kedua rute ini diyakini akan semakin memperkuat posisi Manado sebagai salah satu pintu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur.

 

Kepala Bandara Toraja, Markus Banne Padang, menyatakan bahwa kesiapan teknis untuk penerbangan Manado–Toraja telah rampung. Slot penerbangan telah disetujui, dan kini hanya menunggu konfirmasi akhir dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Kalau soal kesiapan, pada prinsipnya kami siap melayani rute ke mana saja. Untuk Manado, slot time sudah kami ACC. Tinggal kepastian dari Pemprov Sulut,” jelas Markus.

Rute ini akan menghubungkan dua daerah dengan kekayaan budaya dan daya tarik wisata yang khas. Toraja dikenal melalui tradisi Rambu Solo’, rumah adat Tongkonan, serta panorama alam yang memesona. Sementara itu, Sulut menawarkan wisata bahari kelas dunia seperti Taman Laut Bunaken, Likupang, hingga ekowisata dan budaya di Tomohon dan Minahasa.

Yang istimewa, penerbangan perdana Manado–Toraja direncanakan akan membawa Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, yang juga merupakan Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). Ia dijadwalkan menghadiri acara budaya nasional Legend of Pongtiku 2025 di Toraja.

Pembukaan rute ini juga menjadi jawaban atas harapan masyarakat Toraja di Sulut yang selama ini mendambakan akses transportasi yang lebih mudah dan langsung.

“Pembukaan rute baru ini untuk menjawab keresahan masyarakat, khususnya masyarakat Toraja di Sulut,” tambah Markus.

Sementara itu, rute Manado–Jakarta yang diluncurkan oleh Indonesia AirAsia juga membawa angin segar. Maskapai berbiaya hemat terbaik versi Skytrax ini akan membuka penerbangan setiap hari mulai 17 Juli 2025, dengan tiket yang sudah tersedia untuk dipesan sejak sekarang.

Dalam pernyataan resminya, AirAsia menegaskan bahwa pembukaan rute ini merupakan bagian dari komitmen memperkuat konektivitas domestik dan mendukung pemulihan sektor pariwisata nasional. 

Manado dipilih karena potensinya sebagai destinasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Rute ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan lokal dan internasional untuk mengeksplorasi Sulut, sekaligus memperkuat Jakarta sebagai hub utama menuju berbagai kota di Indonesia dan dunia.

Melalui jaringan AirAsia, wisatawan internasional yang tiba di Jakarta dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan ke Manado dan menikmati keindahan Bunaken, Pulau Lihaga, Tomohon, dan Likupang. Sebaliknya, masyarakat Sulut juga mendapat pilihan penerbangan yang lebih hemat, fleksibel, dan menjangkau berbagai kebutuhan, dari pariwisata, bisnis, hingga pendidikan dan kesehatan.

Dikrtahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia terus meningkat. "Pada April 2025, tercatat 1,16 juta kunjungan, naik 9,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini memberi sinyal positif bagi daerah-daerah tujuan wisata seperti Sulut " beber Kepala BPS Sulut Aidil Adha. 

Sehingga, dengan hadirnya dua rute baru ini, Bandara Sam Ratulangi tak hanya menjadi simpul transportasi, tetapi juga titik penting dalam pengembangan ekonomi dan pariwisata regional.

Pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, serta masyarakat diharapkan bersinergi memaksimalkan peluang ini demi membangkitkan kembali semangat sektor pariwisata pascapandemi.

Editor : Ayurahmi Rais
#rute penerbangan baru #air asia #Juli #Bandara Samrat Manado #Penerbangan Manado Jakarta #Terbang Manado Toraja