Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Yupita Raih Juara di Global Business Competition 2025, Bawa Solusi Ramah Lingkungan untuk Sektor Tambang

Amelia Beatrix • Kamis, 10 Juli 2025 | 17:42 WIB

Dr. Alyas Widita
Dr. Alyas Widita
MANADOPOST.ID — Generasi muda Indonesia kembali menunjukkan tajinya di kancah global melalui ajang Global Business Competition 2025 yang digelar oleh Monash University, Indonesia bekerja sama dengan Digital Hub by Sinar Mas Land. Kompetisi ini bertujuan mencetak pemimpin bisnis masa depan yang mampu menciptakan solusi nyata atas tantangan global.

Gelaran tahun ini menghadirkan tema besar “Sustainable Business & Green Innovation”, yang mendorong peserta untuk merancang ide bisnis berbasis teknologi dan berorientasi pada keberlanjutan. Yupita, peserta yang berhasil menyabet juara pertama, memukau dewan juri lewat proposal bisnis bertajuk “Driving Sustainable Value: A Dual Challenge of Financial and Environmental Performance in Indonesian Heavy Mining Transport.”

Dalam presentasinya, Yupita menawarkan transisi transportasi berat di sektor tambang menuju sistem rendah emisi melalui adopsi kendaraan listrik. Solusi ini diyakini mendukung target nasional menuju net zero emission tahun 2060 serta mendorong kemandirian energi di Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi, Yupita berhak menerima beasiswa penuh untuk program Master of Global Business di Monash University, Indonesia.

“Global Business Competition 2025 bukan sekadar kompetisi, tapi wadah strategis bagi generasi muda untuk mengubah ide berani menjadi solusi nyata,” ujar Dr. Yessy Perangin Angin, Associate Professor di Monash University, Indonesia. “Kami bangga menyaksikan kreativitas dan semangat inovatif para peserta.”

Kompetisi ini juga memperkuat sinergi antara akademisi dan industri. Hal ini ditegaskan oleh Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land. “Kami percaya kolaborasi ini penting untuk mendorong inovasi berbasis teknologi yang berdampak nyata secara ekonomi dan lingkungan,” ujarnya.

Sebanyak 10 tim finalis dari seluruh Indonesia mempresentasikan solusi strategis mereka di Grand Finale yang digelar pada 5 Juli 2025. Dewan juri berasal dari lintas sektor, termasuk perwakilan industri seperti PT Kalbe Farma dan Sinar Mas Land, yang menilai berdasarkan kreativitas, keberlanjutan, serta relevansi bisnis peserta.

Global Business Competition 2025 sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, dan mendukung kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, disrupsi teknologi, serta kekurangan tenaga kerja terampil. Peserta didorong memanfaatkan teknologi seperti AI dan fintech inklusif untuk menjawab isu-isu global yang kompleks.(ame)

Editor : Amelia Beatrix
#ramah lingkungan #beasiswa #monash university #tambang #transportasi #global