MANADOPOST.ID- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara melakukan panen cabai merah keriting bersama Rukun Pemuda Kristen Taraitak (RPKT) di Langowan, Kabupaten Minahasa, Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Natal 2025 BI Sulut.
Panen dilaksanakan di lahan pertanian yang dikelola oleh para pemuda RPKT. Kepala BI Sulut Joko Supratikto hadir langsung bersama jajaran, didampingi Ketua RPKT Ivan Welang dan anggota kelompok pemuda.
Joko mengatakan, cabai, tomat, dan bawang merupakan komoditas yang memiliki pengaruh besar terhadap inflasi di Sulawesi Utara. Karena itu, pendampingan kepada kelompok tani dan pemuda diarahkan pada upaya menjaga pasokan komoditas agar tetap tersedia di pasaran.
Menurutnya, BI Sulut tidak hanya mendampingi proses tanam, tetapi juga pengolahan pupuk organik.
Pupuk berbahan alami dinilai lebih aman bagi tanah dan tanaman dalam jangka panjang.
“Panen cabai ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga. Harga tetap terjangkau bagi masyarakat dan petani juga tetap memperoleh keuntungan,” katanya.
Selain panen, BI Sulut juga meresmikan gudang koperasi milik RPKT yang akan digunakan untuk menampung hasil pertanian. Gudang tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan pasca panen, termasuk rencana pengolahan hasil pertanian menjadi produk turunan.
Cabai yang dihasilkan, kata Joko, ke depan akan diolah menjadi berbagai produk seperti sambal roa dan olahan lainnya, sehingga nilai tambah dapat diperoleh langsung oleh kelompok pemuda.
Menurut Ivan, pendampingan yang dilakukan mendorong para pemuda untuk mengelola pertanian secara lebih terencana, termasuk dalam pengelolaan hasil dan pemasaran.
Editor : Ayurahmi Rais