MANADOPOST.ID — Program pemenuhan gizi di Sulawesi Utara semakin diperkuat dengan beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paal Dua di Kelurahan Paal Dua, Kota Manado. Dapur layanan gizi ini dikelola oleh Yayasan Restu Bunda Emi (YRBE) dan menjadi dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) ke-9 yang hadir di wilayah Sulawesi Utara. Peresmian SPPG Paal Dua menandai komitmen berkelanjutan untuk memastikan akses makanan bergizi yang layak bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
SPPG Paal Dua disiapkan untuk melayani sekitar 4.000 penerima manfaat yang terdiri atas siswa dari 12 sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Sekolah yang terlayani mencakup TK Tetap Kasih, SD GMIM 22, SD Advent 3 Paal Dua, SD Advent 6 Kairagi, SD Katolik 7 Xaverius, SD Negeri 53, SD Negeri 30, SMP Advent 4 Paal Dua, SMP Advent 5 Kairagi, SMP Negeri 9, SMP Negeri 2, dan SMA Negeri 4 Manado. Seluruh penerima manfaat berada dalam radius maksimal enam kilometer dari dapur sesuai pedoman yang berlaku, untuk memastikan distribusi makanan tetap higienis, layak konsumsi, dan tiba tepat waktu.
Dalam operasionalnya, YRBE menyiapkan tim lengkap yang terdiri dari ahli gizi, juru masak terlatih, pengawas lapangan, serta tenaga pendukung lainnya. Tahap persiapan meliputi renovasi dapur, pengecekan sarana-prasarana, pengadaan peralatan masak skala besar, serta penyusunan menu sesuai standar nilai gizi. Menu yang diberikan kepada anak sekolah maupun kelompok sasaran 3B (balita, ibu hamil, ibu menyusui) disusun mengutamakan keseimbangan antara protein hewani, protein nabati, sayuran, dan sumber karbohidrat. Setiap paket makanan mengikuti standar gizi harian yang dianjurkan untuk mendukung tumbuh-kembang optimal.
Distribusi makanan dari SPPG Paal Dua mulai dilaksanakan secara bertahap ke sekolah-sekolah dan penerima manfaat lainnya. Tim lapangan memastikan makanan tiba dalam kondisi baik, tertutup, dan layak konsumsi. Pemeriksaan kualitas dilakukan setiap hari oleh petugas yang ditunjuk YRBE untuk memastikan bahwa seluruh hidangan memenuhi standar keamanan pangan.
Hadirnya dapur ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas cakupan layanan makanan bergizi gratis sebagai salah satu langkah menurunkan risiko kekurangan gizi, memperbaiki kualitas nutrisi anak sekolah, serta mendukung target penurunan angka stunting di Provinsi Sulawesi Utara. Melalui kehadiran dapur baru ini, diharapkan semakin banyak keluarga dan anak-anak di wilayah Paal Dua yang mendapatkan akses gizi lebih baik tanpa terbebani faktor ekonomi.
SPPG Paal Dua juga diharapkan menjadi percontohan pengelolaan dapur MBG di Kota Manado karena pengoperasiannya mengikuti pedoman teknis secara penuh, mulai dari pencatatan produksi harian, standar menu, hingga pelaporan distribusi. Dengan sistem kerja yang lebih tertata, program ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesehatan masyarakat dan penguatan kualitas pendidikan melalui dukungan nutrisi layak bagi para peserta didik.(ame)
Editor : Amelia Beatrix