Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, jadi Landasan Kebijakan Nasional

Ayurahmi Rais • Senin, 15 Desember 2025 | 17:28 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menegaskan komitmennya dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan digelar serentak pada Juni hingga Juli 2026. 

Penegasan ini disampaikan dalam acara sosialisasi terbaru yang digelar pada Senin, 15 Desember 2025.Baca Juga: Topping Off Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou, Gubernur Dorong Secepatnya Dimanfaatkan

Kepala BPS Sulut, Aidil Adha, menyampaikan bahwa SE 2026 adalah momentum krusial yang memerlukan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

Data yang akan dikumpulkan BPS berfungsi sebagai landasan utama dalam perumusan berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

​“SE 2026 harus kita sukseskan bersama. Kami akan mengerahkan segala upaya untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat, kredibel, serta bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Aidil, Senin (15/12).

Baca Juga: Aneka Cerita di Balik Kisruh BPMS GMIM, Diduga Dipicu Kepentingan tapi Diharap Tuntas di SMST 2025

Aidil turut menjelaskan siklus tiga sensus besar BPS. Yakni, Sensus Penduduk (tahun berakhiran 0), Sensus Pertanian (tahun berakhiran 3), dan Sensus Ekonomi (tahun berakhiran 6).

SE 2026 adalah pelaksanaan kelima sejak kali pertama dilaksanakan pada tahun 1986.

​“Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak di Sulawesi Utara dapat berkolaborasi dan mendukung penuh kesuksesan SE 2026 nanti, demi pembangunan daerah yang lebih terarah,” harapnya.

Baca Juga: Turun ke Dapil, Anggota DPD RI Adriana Dondokambey Sosialisasikan Empat Pilar

​Senada dengan Kepala BPS, Statistisi Madya BPS Sulut, Sih Kawuri Sejati, menambahkan bahwa sensus kali ini dirancang untuk menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi (A, O, T) sebagai landasan penting bagi penyusunan perencanaan pembangunan nasional.

 

“SE 2026 akan menghasilkan beragam informasi strategis dan penting, mulai dari struktur ekonomi, karakteristik unit usaha, hingga pendalaman terkait ekonomi digital dan ekonomi lingkungan,” jelasnya.

​Ia merinci bahwa data tersebut memiliki enam produktivitas sektor ekonomi, yaitu:

• Daya saing usaha.

• ​Potensi pengembangan wilayah baik dari sisi local level maupun struktur.

• ​Kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perekonomian nasional.

• ​Peran Usaha Mikro Kecil (UMK) dan gender dalam ekonomi.

• ​Persoalan dunia usaha untuk merencanakan strategi pengembangan.

• ​Market intelligence (kecerdasan pasar) untuk mencari peluang usaha baru dan target pasar.

 

​“Data SE 2026 akan menjadi rujukan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan nasional. Kami menjamin seluruh data yang dihimpun akan dilindungi dan dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

 

Editor : Ayurahmi Rais