MANADOPOST.ID- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Manado menegaskan komitmennya dalam mendukung penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang melalui fasilitas pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro.
Skema pembiayaan ini ditujukan untuk membantu calon PMI dalam memenuhi kebutuhan biaya sebelum bekerja ke luar negeri secara legal dan terencana.
Pimpinan Cabang BRI Manado, David Sihombing, mengatakan BRI saat ini menyediakan KUR Mikro dengan plafon pembiayaan minimal Rp11 juta hingga maksimal Rp100 juta.
Pembiayaan tersebut diberikan tanpa agunan, namun tetap mengacu pada sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.
“KUR Mikro ini tanpa agunan, tetapi memiliki beberapa syarat. Salah satunya calon penerima belum pernah memiliki pinjaman sebelumnya, dan secara sistem lolos BI Checking. Pinjaman juga harus atas nama sendiri tidak bisa orang lain” tekanannya, saat berkunjung ke GRHA Pena Manado Post, Kamis (5/2).
Namun demikian, ia menegaskan pembiayaan KUR Mikro ini hanya akan disalurkan kepada calon pekerja migran yang telah dinyatakan lulus seleksi dan resmi diterima bekerja di Jepang oleh perusahaan yang jelas dan terverifikasi.
“Nanti kalau para calon sudah lulus dan diterima kerja di Jepang, sudah ada sertifikat dan kontrak kerja. Di situ baru pembiayaan diberikan dalam skema KUR,” jelasnya.
Ia menambahkan, dana KUR Mikro tersebut dapat dimanfaatkan untuk penggantian biaya pelatihan, pembelian tiket pesawat, hingga uang saku pada awal masa kerja di Jepang.
Untuk mekanisme pengembalian, angsuran kredit dapat dicicil dari gaji yang diterima selama bekerja dengan jangka waktu hingga tiga tahun.
Baca Juga: Dari Batam hingga Makassar, Freedom 250 Roadshow Tampilkan Kolaborasi AS–Indonesia
“Angsurannya bisa dicicil setiap kali menerima gaji selama tiga tahun, sehingga tidak memberatkan pekerja,” tegasnya.
Diketahui, program pelatihan calon PMI ke Jepang diketahui merupakan kerja sama antara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gambatte Mirai dan Manado Post, serta didampingi Balai Pelindungan Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara.
Program ini kembali membuka pendaftaran bagi masyarakat yang berminat bekerja ke Jepang melalui jalur resmi.
Melalui sinergi antara BRI, lembaga pelatihan, media, dan BP3MI, diharapkan calon PMI asal Sulawesi Utara tidak hanya siap secara kompetensi, tetapi juga memiliki akses pembiayaan yang aman dan terjangkau sebelum diberangkatkan ke luar negeri. (ayu)
Editor : Ayurahmi Rais