Dana Pensiun Bakal Masuk Pasar Modal, Begini Strategi OJK 

Ayurahmi Rais • Dipublikasikan Senin, 13 April 2026 | 18:14 WIB
Logo OJK
Logo OJK

 

 

MANADOPOST.ID- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan asuransi dan dana pensiun (dapen) untuk memperluas penempatan dana ke instrumen pasar modal. Upaya ini dilakukan guna memperkuat pengelolaan investasi jangka panjang sekaligus meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional.

 

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan pihaknya tengah menjajaki penyediaan produk investasi dengan risiko rendah dan imbal hasil tetap (guaranteed return). Skema ini dinilai dapat memberikan kepastian sekaligus membantu pelaku industri dalam mengelola risiko secara lebih terukur.

 

Menurutnya, instrumen dengan karakteristik tersebut penting bagi asuransi dan dana pensiun yang membutuhkan stabilitas dalam pengelolaan dana jangka panjang. Dengan adanya alternatif investasi yang lebih aman, penetrasi kedua sektor itu ke pasar modal diharapkan semakin meningkat.

 

OJK juga melihat potensi pengembangan produk berbasis emas sebagai salah satu pilihan. Instrumen seperti reksa dana maupun exchange traded fund (ETF) berbasis emas dinilai dapat menjadi alternatif yang menarik karena menawarkan kombinasi antara keamanan dan potensi imbal hasil.

Dalam kesempatan tersebut, Ogi mengungkapkan bahwa porsi dana kelolaan asuransi dan dana pensiun di Indonesia masih relatif kecil, yakni sekitar 6 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini tertinggal dibandingkan negara-negara maju yang telah menjadikan sektor tersebut sebagai salah satu sumber utama pembiayaan jangka panjang.

“Di sejumlah negara, akumulasi dana asuransi dan pensiun bahkan telah melampaui PDB, sehingga berperan besar dalam menopang sektor keuangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kontribusi terhadap perekonomian hanya dapat dicapai jika pertumbuhan aset industri asuransi dan dana pensiun mampu melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5 persen. (ayu)

Editor : Ayurahmi Rais
pasar modal OJK Dana Pensiun Asuransi