Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bank SulutGo Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Edukasi Keuangan Massal di Bone Bolango

Ayurahmi Rais • Selasa, 16 Juni 2026 | 19:21 WIB

 

Bank SulutGo Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Edukasi Keuangan Massal di Bone Bolango
Bank SulutGo Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Edukasi Keuangan Massal di Bone Bolango

 

MANADOPOST.ID – Upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku usaha perempuan terus diperkuat di Gorontalo.

Sedikitnya 250 nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri rumah tangga di Kabupaten Bone Bolango mendapat pembekalan pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha melalui kegiatan edukasi keuangan massal bertajuk “Satu Langkah Literasi, Sejuta Peluang Mandiri: Cerdas Mengelola Keuangan dan Menggerakkan Ekonomi Lokal” di Grand Palace Convention Center (GCC), Kota Gorontalo, Kamis (11/6).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) selaku Campaign Manager Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) di tingkat regional bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert H.P. Sianipar, Pemimpin Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Setya Permana, Pemimpin Cabang PNM Manado Zulfikar Arsyad, Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan, Komisaris Independen Bank SulutGo Terpilih Rania Riris Ismail, Area Head Gorontalo BRI Dhinar Adi Nugroho, serta Pimpinan Cabang Pegadaian Utara Irmanto H. Aswin.

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie dalam sambutannya menegaskan, penguatan literasi keuangan menjadi salah satu kunci agar pelaku ekonomi lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan mandiri dalam menghadapi perubahan ekonomi.

Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan yang baik akan membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus membentengi masyarakat dari berbagai risiko, termasuk kejahatan siber di sektor keuangan.

“Literasi keuangan menjadi modal penting agar para pelaku usaha mampu menangkap peluang baru, mengembangkan usahanya secara sehat, dan terhindar dari berbagai modus kejahatan keuangan digital,” ujar Idah.

Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan mengatakan keterlibatan aktif BSG dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral bank daerah untuk memastikan inklusi keuangan benar-benar menyentuh pelaku usaha di tingkat akar rumput.

Menurut Louisa, penguatan literasi keuangan harus berjalan seiring dengan pemanfaatan layanan digital perbankan agar pelaku UMKM semakin adaptif dan mampu mengelola usahanya secara lebih efektif.

“Dengan integrasi ekosistem digital BSG, para nasabah PNM diharapkan dapat melakukan pencatatan transaksi yang lebih akuntabel, efisien, dan pada akhirnya mendorong peningkatan kapasitas usaha mereka,” kata Louisa.

Sebelum memasuki sesi edukasi utama, para peserta mengikuti coaching clinic yang dibagi dalam beberapa kelas, yakni Kelas Karawo yang mengangkat kerajinan khas Gorontalo, Kelas Memasak, serta Kelas Konsultasi Usaha Mandiri. Kehadiran para tamu juga disambut dengan tarian tradisional Saronde dan penampilan fashion show produk unggulan hasil karya pelaku usaha binaan.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan plakat dan sesi foto bersama tujuh pimpinan instansi utama, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dan fasilitas inklusi perbankan secara simbolis dari PNM, Bank SulutGo, dan BRI kepada perwakilan nasabah.

Pada sesi edukasi inti, para peserta mendapatkan pembekalan secara komprehensif dari sejumlah lembaga. OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo memaparkan strategi nasional GENCARKAN, Bank SulutGo memberikan edukasi mengenai penguatan produk dan jaringan digital, sementara Bank Indonesia menyampaikan materi mengenai stabilitas moneter dan digitalisasi sistem pembayaran.

Selain itu, peserta juga memperoleh edukasi mengenai perlindungan aset usaha dan investasi mikro yang disampaikan oleh perwakilan BRINS Gorontalo, BRILife Gorontalo, serta PT Pegadaian Gorontalo.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 14.00 Wita tersebut ditutup dengan penarikan doorprize bagi peserta. Melalui kolaborasi multipihak ini, Bank SulutGo optimistis peningkatan literasi dan inklusi keuangan akan mendorong pelaku UMKM di Bone Bolango naik kelas sekaligus memperkuat fondasi perekonomian daerah yang lebih dinamis dan berkelanjutan.

Editor : Ayurahmi Rais
#gencarkan #Edukasi keuangan massal di Bone Bolango #UMKM #BSG #bone bolango