MANADOPOST.ID - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menanggapi pemberitaan opini mengenai antrean Biosolar di Provinsi Sulawesi Utara yang dikaitkan dengan aktivitas transportasi, logistik, serta sektor pariwisata. Pertamina terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM bersubsidi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sales Branch Manager (SBM) Sulutgo I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi Biosolar di Sulawesi Utara dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat, salah satunya akibat selisih harga antara Biosolar bersubsidi dengan BBM nonsubsidi. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya volume kendaraan yang melakukan pengisian di sejumlah SPBU.
Sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran Biosolar di wilayah Sulawesi Utara. Sepanjang Juli 2026, realisasi penyaluran Biosolar mencapai 14.784 KL, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan realisasi Juni 2026 sebesar 14.127 KL, serta lebih tinggi sekitar 7 persen dibandingkan rata-rata penyaluran sebelum penyesuaian harga BBM. Penyaluran tersebut dilakukan sesuai alokasi yang telah ditetapkan bersama regulator untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terlayani.
Selain menjaga pasokan, Pertamina juga terus melakukan pembinaan terhadap lembaga penyalur yang terbukti tidak menjalankan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan. Selama Juli 2026, pembinaan telah diberikan kepada beberapa SPBU di Sulawesi Utara sebagai bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran dan sesuai regulasi yang berlaku.
Untuk mendukung kelancaran pelayanan di lapangan, pengelola SPBU melakukan pengaturan antrean melalui petugas marshalling sehingga antrean kendaraan dapat lebih tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi. Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan terkait dalam mendukung pengawasan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa Pertamina terus melakukan evaluasi terhadap pola penyaluran dan pelayanan di SPBU agar distribusi energi dapat berjalan semakin efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Peningkatan kebutuhan BBM bersubsidi menjadi perhatian kami. Karena itu, Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran sesuai alokasi yang tersedia, memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap pelayanan di SPBU agar distribusi energi dapat berlangsung lebih tertib, tepat sasaran, dan tetap mendukung aktivitas masyarakat," ujar Lilik.
Lilik menambahkan, masyarakat diimbau menggunakan BBM sesuai peruntukan dan kebutuhan, serta tidak melakukan panic buying. Penggunaan energi secara bijak akan membantu menjaga kelancaran distribusi sehingga pasokan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat yang berhak.
Editor : Ayurahmi Rais