Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Esports World Cup 2026 Paris Masuki Pekan Kedua, Empat Turnamen Besar Perebutkan Poin Klasemen Klub Dunia

ALengkong • Senin, 13 Juli 2026 | 17:12 WIB
EWC 26 Grand Final (Foto : Instagram/ewc_en)
EWC 26 Grand Final (Foto : Instagram/ewc_en)

 

Esports World Cup (EWC) 2026 resmi memasuki pekan kedua penyelenggaraannya di Paris, Prancis, dengan intensitas kompetisi yang meningkat tajam lewat empat cabang esports besar yang siap memperebutkan gelar juara sekaligus poin krusial untuk klasemen Club Championship. Turnamen yang telah dibuka secara meriah pada 11 Juli 2026 ini tercatat sebagai edisi terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

Lebih dari 2.000 atlet esports dari sekitar 200 organisasi yang berasal dari lebih dari 100 negara akan bertanding selama tujuh pekan penuh demi memperebutkan total hadiah fantastis mencapai 75 juta dolar AS atau sekitar Rp1,22 triliun. Selain mengejar kejayaan di masing-masing nomor pertandingan, setiap organisasi esports turut mengincar poin penuh guna menentukan klub esports terbaik dunia pada akhir musim kompetisi.

Seremoni Pembukaan Meriah di La Seine Musicale

Rangkaian EWC 2026 dibuka lewat seremoni megah yang digelar di La Seine Musicale, Paris, dengan menghadirkan sejumlah musisi ternama seperti Aya Nakamura, DJ Snake, Theodora, dan Mosimann. Deputy CEO sekaligus Chief Operating Officer Esports Foundation, Mike McCabe, menyebut seremoni pembukaan tersebut sebagai bentuk sambutan kepada dunia bahwa ajang bersejarah ini resmi dimulai.

"Untuk pertama kalinya menghadirkan EWC 2026 di Paris, kami ingin merayakan kota ini melalui para bintang yang turut membentuk musik dan budaya Prancis saat ini. Aya Nakamura, DJ Snake, dan Theodora masing-masing memiliki karakter yang berbeda. Namun bersama-sama, mereka mencerminkan kreativitas dan pengaruh yang menjadikan Paris tempat yang istimewa untuk menjadi tuan rumah acara ini," kata Mike.

Seremoni pembukaan tersebut memadukan musik, penceritaan sinematik, koreografi tari, augmented reality, hingga desain panggung berskala besar yang membawa nuansa khas Paris sebagai kota tuan rumah. Rangkaian acara dimulai dengan pre-show bertema esports yang dipandu Arif "Doigby" Selim Akin, kreator konten asal Prancis yang sebelumnya dikenal sebagai pemain profesional League of Legends dan Fortnite.

Trofi Club Championship dan Anthem Orkestral Khusus

Salah satu momen penting dalam seremoni pembukaan adalah diperkenalkannya trofi Esports World Cup Club Championship, yang dipamerkan di hadapan perwakilan klub-klub esports dunia yang naik ke atas panggung. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya perebutan gelar klub esports terbaik dunia sepanjang musim kompetisi 2026 ini.

Selain menampilkan deretan musisi, EWC 2026 turut menghadirkan anthem orkestral hasil kolaborasi antara 2WEI Music dan Hollywood Scoring, yang disiapkan sebagai identitas musikal turnamen dan akan mengiringi seluruh rangkaian pertandingan mulai dari pembukaan hingga siaran kompetisi berlangsung.

Persaingan Sengit di Counter-Strike 2 dan Dota 2

Memasuki pekan kedua, cabang Counter-Strike 2 menjadi salah satu kompetisi paling dinantikan penggemar genre tembak-menembak karena mempertemukan 32 tim terbaik dunia dengan total hadiah mencapai 2 juta dolar AS atau sekitar Rp32,6 miliar. Sejumlah organisasi besar seperti Team Vitality, Team Spirit, Team Falcons, MOUZ, hingga NAVI diprediksi menjadi kandidat terkuat untuk mengangkat trofi juara lewat format kompetisi yang ketat sejak fase grup.

Sementara itu, panggung Dota 2 turut menjadi magnet utama dengan menghadirkan 16 tim elite internasional yang memperebutkan total hadiah sebesar 3 juta dolar AS atau sekitar Rp48,9 miliar. Organisasi papan atas seperti Team Liquid, Team Spirit, PARIVISION, BetBoom Team, hingga Gaimin Gladiators diperkirakan akan saling unjuk kekuatan strategi terbaik mereka di dalam arena pertandingan.

League of Legends dan Debut Fatal Fury: City of the Wolves

Di sisi lain, cabang League of Legends turut memulai perjalanan panjangnya di EWC 2026 dengan menghadirkan jajaran tim terbaik dari berbagai wilayah kompetitif global. Kehadiran perwakilan tangguh dari liga LCK, LPL, LEC, LTA, hingga PCS membuat persaingan diprediksi berjalan sangat kompetitif sebagai tolok ukur kekuatan tim menjelang paruh kedua musim kompetitif resmi Riot Games.

Pekan kedua ini juga menandai debut resmi game Fatal Fury: City of the Wolves di panggung bergengsi Esports World Cup. Game pertarungan terbaru garapan SNK tersebut langsung mendapatkan panggung internasional berskala besar dengan menghadirkan para pemain terbaik dari berbagai komunitas fighting game dunia, sekaligus menegaskan komitmen penyelenggara untuk merangkul beragam genre esports.

Kejutan Dramatis di Pekan Pertama

Sebelum memasuki pekan kedua yang sibuk ini, pekan pertama telah melahirkan juara perdana lewat turnamen ALGS 2026 Split 1 Playoffs. Tim asal Jepang, UNLIMIT, secara mengejutkan sukses mencuri kemenangan dramatis melalui format Match Point setelah melewati pertarungan melelahkan hingga gim kesepuluh, sekaligus mengamankan gelar S-Tier pertama serta poin berharga bagi organisasi mereka.

Selain menyajikan tensi pertandingan tinggi di area turnamen utama, penyelenggara turut memanjakan pengunjung yang hadir langsung di Paris lewat festival komunitas atau Fan Festival. Berbagai aktivitas interaktif, area permainan khusus, sesi temu sapa bersama idola, hingga panggung hiburan diselenggarakan secara berkala demi memberikan pengalaman berkesan bagi para pencinta esports yang hadir langsung.

Momentum Penting Menuju Gelar Klub Terbaik Dunia

Dengan menyisakan enam pekan kompetisi ke depan, perebutan poin di papan klasemen Club Championship dipastikan akan berjalan semakin dinamis dan sulit ditebak. Setiap kemenangan yang diraih para atlet tidak hanya menentukan nasib mereka di turnamen masing-masing, melainkan juga memberikan kontribusi besar terhadap posisi finansial dan reputasi keseluruhan organisasi yang mereka bela.

Pekan kedua EWC 2026 diprediksi menjadi salah satu momen paling sibuk sekaligus krusial bagi seluruh manajemen tim yang berlaga. Rangkaian pertandingan kelas dunia yang berlangsung secara bersamaan ini akan menjadi penentu awal organisasi mana yang mampu membangun momentum kuat untuk mengklaim takhta sebagai klub esports terbaik dunia sepanjang musim 2026.

Editor : ALengkong
#"Esports World Cup 2026" #"EWC Paris" #"Counter-Strike 2" #"Dota 2"