Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendampingan BRI Antar UMKM It's Me Time Raup Pasar Internasional

T
Penulis: Tanya Rompas❯
UMKM It’s Me Time
UMKM It’s Me Time

Advertisement

MANADOPOST.ID- Perjalanan sukses UMKM kuliner “It’s Me Time” menjadi bukti bahwa bisnis yang dikelola secara serius dan didukung pendampingan yang tepat dapat tumbuh secara berkelanjutan. Usaha brownies ketan dengan varian unggulan Choco Chip asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini dirintis oleh Jalian Setiarsa pada 2 November 2017.

Bermula dari dapur rumah dengan kapasitas produksi sekitar 300 buah per bulan, Arso perlahan melihat peluang untuk mengembangkan usahanya seiring meningkatnya permintaan pasar. Untuk mendukung pengelolaan usahanya yang semakin berkembang, ia mulai menjadi nasabah simpanan BRI sejak tahun 2018 dan menjalin hubungan perbankan yang kemudian membuka akses terhadap berbagai layanan dan solusi finansial BRI.

Pria yang kerap disapa Arso ini mengatakan bahwa dukungan BRI tidak hanya dirasakan dari sisi pembiayaan, tetapi juga dari proses pendampingan yang diberikan secara langsung oleh petugas BRI di lapangan. “Saya merasakan bagaimana petugas BRI turut memahami kebutuhan usaha kami, memberikan penjelasan dengan ramah, serta membantu proses bisnis saya berjalan lebih mudah dan sesuai kebutuhan bisnis,” ujarnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Arso menyebut selama menjadi bagian dari keluarga besar nasabah BRI, dia merasakan betul keseriusan dan komitmen BRI dalam menyokong pelaku usaha cilik. Bahkan, segala dukungan dari  petugas BRI menjadi pemantik semangat untuk terus membesarkan usahanya, karena merasa tidak berjalan sendirian dalam menghadapi tantangan modal usaha.

Setelah mantap menjadi nasabah, Arso pun kian melangkah lebih jauh ke dalam ekosistem pembinaan dengan bergabung sebagai salah satu anggota Rumah BUMN BRI. Di sinilah proses transformasi usahanya mulai berlangsung secara lebih terarah. Melalui pendampingan yang diberikan secara rutin, tim Rumah BUMN membantu Arso membenahi berbagai aspek bisnis, mulai dari tata kelola usaha, peningkatan kualitas produksi, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.

“Petugas Rumah BUMN membimbing It’s Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial. Banyak sekali pelatihan-pelatihan bisnis yang makin membuat saya paham dalam mengurus bisnis,” katanya.

Advertisement

Ia menyebut bahwa para mentor mendampingi Arso melakukan penataan tempat kerja, mulai dari memisahkan area dapur produksi dengan tempat tinggal pribadi, hingga memfasilitasi pengurusan berbagai legalitas baku. Berkat bimbingan berkelanjutan tersebut, produk pangan ini berhasil memperoleh berbagai pengakuan resmi dari skala nasional hingga global, meliputi sertifikat PIRT, Halal, GMP, SNI, hingga standar keamanan pangan internasional Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Langkah penataan mutu dan standardisasi itu pun sukses mengantarkan bisnis kuliner ini naik kelas ke level yang jauh lebih tinggi. Pada tahun 2021, volume produksi It’s Me Time melonjak tajam hingga menyentuh angka 20.000 hingga 25.000 buah per bulan, dengan jangkauan pemasaran yang meluas ke Pulau Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan melalui kanal penjualan daring dan luring.

Puncaknya, BRI secara aktif membukakan akses pasar dunia dengan mengikutsertakan mereka pada ajang pameran bergengsi seperti Brilianpreneur, Trade Expo Indonesia, Halal Food Turki, hingga Indonesian Exhibition Australia. Jaringan internasional tersebut berhasil membuahkan transaksi realisasi ekspor ke Turki dan Hong Kong pada 2021, Singapura dan Australia pada 2022, hingga Malaysia pada 2023, yang turut dibarengi raihan penghargaan bergengsi seperti Produk Terbaik No. 1 BRI hingga peringkat utama di ajang SNI Award.

"Kami sangat terbantu dengan adanya program pelatihan rutin, pendampingan yang intens, sampai ke dukungan pembiayaan. Fasilitas-fasilitas inilah yang membuat wawasan kami jadi lebih terbuka dalam mengelola bisnis, sekaligus membuka jalan buat pemasaran produk kami jadi jauh lebih luas," ungkap Arso.

Advertisement
Editor : Tanya Rompas
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Berkat Akses KUR BRI, Antoni Kembangkan Perdagangan Jeruk Semboro hingga Kirim Tiga Truk Sehari

Berkat Akses KUR BRI, Antoni Kembangkan Perdagangan Jeruk Semboro hingga Kirim Tiga Truk Sehari

Berkat Akses KUR BRI, Antoni Kembangkan Perdagangan Jeruk Semboro hingga Kirim Tiga Truk Sehari

Daihatsu Kumpul Sahabat Hadir 5 Hari di Bali, dari Kunto Aji hingga UMKM

Daihatsu Kumpul Sahabat Hadir 5 Hari di Bali, dari Kunto Aji hingga UMKM

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 hadir lima hari dengan hiburan, UMKM lokal, komunitas, dan aksi konservasi penyu di Bali.

Modal Iklan Rp150 Ribu, UMKM Bandung Raup Penjualan Rp1,14 Juta dari Malaysia

Modal Iklan Rp150 Ribu, UMKM Bandung Raup Penjualan Rp1,14 Juta dari Malaysia

Meta dan Kemendag mendampingi 200 UMKM memanfaatkan AI untuk ekspor. Zayya meraih penjualan Rp1,14 juta dari iklan Rp150 ribu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer