Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BGN Konsolidasikan Program MBG di Sulut, Libatkan Seluruh Mitra dan Yayasan

Ridel Palar • Jumat, 8 Mei 2026 | 20:15 WIB
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya saat melakukan arahan dalam rapat konsolidasi BGN di Hotel Sentra Minut.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya saat melakukan arahan dalam rapat konsolidasi BGN di Hotel Sentra Minut.

 

 

MANADOPOST.ID — Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar rapat konsolidasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama kasatpel yayasan dan mitra se-Provinsi Sulawesi Utara di Hotel Sentra, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (8/5/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, kepala SPPG, satgas MBG kabupaten/kota, serta para mitra pelaksana program.

 

Sony Sanjaya menjelaskan, rapat konsolidasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman serta langkah seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG di Sulawesi Utara.

 

“Konsolidasi ini bertujuan menyamakan pemahaman dan langkah seluruh pihak yang terlibat, baik yayasan, kepala SPPG, maupun satgas MBG di kabupaten dan kota, agar dapat bahu-membahu menyukseskan program MBG,” ujarnya.

 

Ia mengungkapkan, saat ini di Sulawesi Utara telah beroperasi sekitar 180 SPPG yang menyerap ribuan tenaga kerja dari kelompok masyarakat miskin hingga miskin ekstrem.

 

“Sebanyak 7.819 masyarakat dari desil satu dan desil dua kini bekerja di 180 SPPG di Sulawesi Utara. Program ini juga telah memberikan manfaat kepada 403.467 balita, ibu hamil, dan peserta didik,” jelasnya.

 

Selain itu, sebanyak 545 supplier lokal turut terlibat dalam penyediaan kebutuhan bahan pangan program MBG di Sulut.

 

Menurut Sony, program MBG juga memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

 

“Setiap hari dana pemerintah mengalir langsung ke seluruh SPPG di Indonesia. Untuk Sulawesi Utara, nilai yang terserap mencapai miliaran rupiah dan langsung menggerakkan ekonomi masyarakat kecil seperti penjual beras, ikan, sayur, buah, telur, hingga daging ayam,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sony juga mengungkapkan adanya evaluasi terhadap sejumlah SPPG yang belum memenuhi standar operasional.

 

“Ada sekitar 18 SPPG yang sementara disuspensi untuk perbaikan sarana dan prasarana maupun penerapan SOP. Kami berharap kejadian menonjol seperti yang sempat terjadi sebelumnya tidak terulang lagi,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, seluruh pelaksanaan MBG kini dipantau secara digital oleh pusat, termasuk kehadiran kepala SPPG hingga menu harian yang disajikan kepada peserta.

 

“Seluruh SPPG diwajibkan memiliki akun media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok agar masyarakat bisa ikut memantau menu dan pelaksanaan program,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Asisten II Pemprov Sulut Jemmy Ringkuangan menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap pelaksanaan program MBG.

 

“Atas nama Gubernur Sulut, kami menyampaikan terima kasih kepada BGN yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan gizi anak-anak di Sulawesi Utara,” katanya.

 

Menurutnya, program MBG bukan hanya berdampak terhadap pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

“Ini bukti negara hadir bagi anak-anak bangsa. Program ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi bagaimana negara memperhatikan nutrisi generasi penerus bangsa,” ujarnya.

 

Pemprov Sulut, lanjut Ringkuangan, akan terus mendukung perluasan program MBG hingga menjangkau daerah terpencil dan kepulauan di Sulawesi Utara.

 

“Kami akan terus membangun sinergi bersama pemerintah pusat agar seluruh wilayah, termasuk kepulauan, bisa terjangkau program MBG,” tandasnya. (Del)

 

Editor : Ridel Palar
#BGN RI #Mbg