MANADOPOST.ID – Daewoong Pharmaceutical Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) sebagai langkah strategis memperkuat kompetensi apoteker sekaligus membangun kolaborasi jangka panjang di bidang kesehatan. Kerja sama yang diumumkan pada 8 Juni 2026 itu juga menjadi bagian dari upaya mempererat kemitraan Korea Selatan dan Indonesia dalam pengembangan layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak sepakat mengembangkan empat bidang utama, yakni pendidikan dan peningkatan kompetensi apoteker, kolaborasi akademik melalui kelompok ahli, program kesehatan masyarakat dan manajemen penyakit, serta lokalisasi produk farmasi berikut pengembangan model layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Sebagai implementasi awal, Daewoong dan IAI akan menggelar berbagai program pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan apoteker di Tanah Air. Materi pelatihan akan berfokus pada perkembangan ilmu farmasi terkini dan penanganan penyakit agar apoteker dapat memberikan layanan konsultasi obat yang lebih berorientasi pada pasien. Program akan dilaksanakan secara berkala melalui webinar nasional maupun simposium tatap muka di berbagai daerah.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kerja sama ini juga mencakup pembentukan kelompok penasihat yang terdiri atas apoteker Indonesia. Kelompok tersebut akan memberikan masukan terhadap strategi pengembangan produk dan pemasaran berdasarkan karakteristik konsumen lokal. Masukan itu akan digunakan Daewoong untuk melokalisasi sejumlah produk unggulannya, seperti Easyderm, Impactamin, dan Easy End 6 agar lebih sesuai dengan iklim, budaya, serta kebiasaan masyarakat Indonesia.
Kepala Divisi Consumer Healthcare Daewoong Pharmaceutical, Eunkyeong Park, mengatakan kerja sama tersebut menjadi tonggak penting bagi tenaga kefarmasian dari kedua negara untuk saling belajar dan berkembang bersama.
"Perjanjian ini menjadi langkah penting bagi para ahli farmasi dari Korea Selatan dan Indonesia untuk saling belajar dan berkembang bersama, sekaligus membangun kemitraan jangka panjang demi kemajuan kesehatan masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, Daewoong tidak hanya ingin berbagi pengalaman secara satu arah, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi yang memungkinkan apoteker di Indonesia dan Korea Selatan bertumbuh secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, perusahaan menargetkan peningkatan kepercayaan konsumen, penguatan daya saing produk, serta ambisi menjadi pemimpin pasar obat bebas (OTC) di Indonesia pada 2030.(AME)
Editor : Amelia Beatrix