Ekspor Perdana Arang UMKM Sulut Tembus China, Langsung Berlayar dari Bitung

MANADOPOST.ID – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Utara mencatat langkah baru dalam perdagangan internasional.
Untuk pertama kalinya, ekspor arang tempurung kelapa tujuan China dilakukan langsung dari Pelabuhan Bitung menggunakan kontainer internasional dan kapal internasional milik SITC Lines tanpa melalui pelabuhan transit di daerah lain.
Pengiriman perdana tersebut berupa sampel arang tempurung kelapa sebanyak 25 ton yang dimuat dalam kontainer 40 feet.
Menariknya, ekspor ini menggunakan karung khusus berstandar Dangerous Goods (DG) yang diimpor langsung dari China guna memenuhi regulasi ketat negara tujuan terhadap komoditas arang.
Ketua Sulut Go Ekspor, Alan Harvey, mengatakan keberhasilan pengiriman langsung dari Bitung menjadi momentum penting bagi peningkatan daya saing produk ekspor daerah.
Menurutnya, selama ini banyak pengiriman komoditas ekspor dari Sulawesi Utara harus melalui proses transit kontainer atau restuffing di Jakarta maupun Surabaya sebelum diberangkatkan ke luar negeri.
“Untuk pengiriman kali ini, kontainer berangkat langsung dari Bitung menuju China menggunakan direct vessel.
Jadi tidak lagi transit atau melakukan restuffing di Jakarta maupun Surabaya. Ini menjadi kabar baik karena nilai ekspor yang tercatat akan memberikan kontribusi lebih besar terhadap devisa ekspor Sulawesi Utara,” ujar Alan.
Ia menjelaskan, pengiriman langsung tersebut juga memberikan sejumlah keuntungan bagi eksportir. Selain memangkas waktu pengiriman, biaya logistik dapat lebih efisien dan risiko kerusakan barang akibat perpindahan muatan selama proses transit dapat ditekan.
Alan menilai terbukanya jalur ekspor langsung dari Bitung menjadi peluang besar bagi UMKM dan pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



