PhotoMANADOPOST.ID-Sidang penetapan kelulusan menuju Rikkes kedua, dalam tahapan penerimaan Polri tahun 2022 Polda Sulut jajaran, dipimpin Irwasda Kombes Pol Tedjo Dwikora. Dibuka dengan doa dan pernyataan pembukaan sidang oleh Irwasda yang mewakili Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno, di Graha Gubernuran, Senin (6/6) kemarin. 782 casis dinyatakan memenuhi syarat dalam tahap ini. Sebelumnya dalam sidang tersebut, dibuka data nilai seluruh casis yang mengikuti tahapan ini, berada dalam flash disk yang masih tersegel dalam kotak. Ini disaksikan oleh seluruh casis dan pengawas. Selanjutnya semua dilaksanakan objektif, nilai dari para casis ditampilkan satu per satu di big screen, yang langsung dilihat oleh casis. Pun sebelum dilakukan perangkingan, casis dipersilahkan melakukan sanggahan, jika nilainya dirasa tidak sesuai. Proses ini nantinya akan di cek kembali melalui hasil manual waktu pelaksanaan tes yang lalu. Dihadapan seluruh casis, Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Riyadi Nugroho menjelaskan tahapan penerimaan tahun 2022. Yang diawali seleksi penerimaan sejak 31 Maret lalu, dengan 2760 pendaftar. Baik Bintara PTU dan Bakomsus, terdiri dari 2290 pria dan 416 wanita. Dan terverifikasi 2163 casis yang lolos dari tahap ini. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi dan tinggi badan yang dilaksanakan di jajaran Polres. Dan dari 2163 casis, dinyatakan memenuhi syarat 1942 casis. Lalu masuk seleksi pemeriksaan kesehatan pertama. Dinyatakan memenuhi syarat 1321 casis, 621 dinyatakan tidak memenuhi syarat. Di tahap uji psikologi, dilaksanakan dengan sistem CAT. Dari 1321 peserta, 1043 memenuhi syarat. Yakni 909 pria dan 134 wanita. 278 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Pun ada uji kemampuan akademik yang masih menggunakan sistim CAT, yang dalam tahapan ini tidak ada standar nilai kelulusan, meluluskan semua peserta 1043 orang. Juga ada tes kesamaptaan jasmani dan anthropometri. Dari 1043 casis yang mengikuti, 984 casis dinyatakan memenuhi syarat dan 59 casis tidak memenuhi syarat. "Nilai yang ditetapkan untuk perangkingan dari nilai tes psikologi dikali 35 persen, nilai uji kesamaptaan jasmani dikali 30 persen dan nilai akademik dikali 35 persen, dan dibahagi 100," tegasnya. "Dan seluruh peserta sudah mencatat semua nilai dari item tes, dan sudah diberi tahu untuk cara menghitung nilai tersebut. Dan saat ini para peserta sudah mengetahui berapa nilai akhirnya," katanya saat sidang tersebut. Lanjut Kombes Riyadi, selanjutnya casis yang dinyatakan lolos dalam sidang ini, akan mengikuti beberapa tahapan lanjutan. "Tahapan berikutnya adalah pemeriksaan kesehatan tahap dua. Ini dilakukan sampai tanggal 12 Juni nanti. Ketika dinyatakan memenuhi syarat, akan mengikuti kegiatan pemeriksaan mental kepribadian dan psikologi tahap dua atau psikologi wawancara, yang dilaksanakan 13 sampai 20 Juni," terangnya menambahkan kemudian ada pelaksanaan pemeriksaan administrasi akhir dan supervisi Mabes Polri, 21 sampai 24 Juni mendatang. "Akhir adalah sidang terbuka kelulusan akhir, yang menerapkan seluru peserta berhak atau tidak berhak untuk mengikuti pendidikan Polri tahun 2020, pada tanggal 29 Juni," ungkap Karo SDM.(gnr) Editor : Grand Regar