Tapi saat mendatangi Mapolda Sulut di Jalan Bethesda Kota Manado, laporan mereka dikatakan oleh Erick Mingkid, belum diterima oleh kepolisian.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Thamsil menegaskan, setiap laporan warga harus dilengkapi dengan bukti yang ada.
“Setiap orang bisa untuk melapor, tetapi harus dilengkapi dengan dokumen dan bukti pendukung," jelasnya sembari kembali menegaskan setiap warga negara berhak mengajukan laporan kepada kepolisian terkait adanya dugaan peristiwa pidana
Sementara itu, menurut Ketua Panitia Pilek Dr Joulanda Rawis MPd, hasil pemeriksaan berkas ketiga calon rektor waktu itu Dr Joseph Philip Kambey SE Ak MΒΑ yang meraih 28 suara, Recky Harold Elby Sendouw SP MM PhD dengan 14 suara dan Dr Ignatius Javier Couturier Tuerah SS MPd 6 suara, telah memenuhi syarat untuk maju dalam pencalonan. Total ada 48 senat.
“Sesuai klarifikasi semua berkas dari ketiga calon rektor yang kami periksa tidak ada masalah semua aman, dan memenuhi syarat," tegas Rawis saat diwawancarai media ini, usai Rapat Senat Tertutup, di Kantor Pusat Unima, Kamis (23/1/2025).
Ia menegaskan, kalau ada masalah dari awal, calon tersebut langsung tidak masuk dalam pencalonan.
Bahkan, Rawis menyebutkan, saat pemeriksaan berkas masing-masing pihaknya berkonsultasi dan didampingi langsung oleh Tim Kemendiktisaintek. "Setiap calon yang kami periksa didampingi oleh kementerian berdasarkan aturan dari kementrian," jelas Rawis.
Senada, Ketua Senat Unima Prof Dr Herry Sumual MSi mengatakan, dalam proses Pilek Unima tidak ada kendala dan tidak ada riak-riak.
“Semua telah berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang ada," jelas Prof Sumual didampingi Ketua Panitia Dr Joulanda Rawis MPd dan Sekretaris Senat Prof Dr Beatrix Podung MKes AIFO.(gnr)
Editor : Grand Regar