Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., beserta jajaran pejabat utama Kodam XIII/Merdeka, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta insan pers di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan ramah tamah, dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan Pangdam XIII/Merdeka. Acara kemudian diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, sebelum ditutup dengan foto bersama.
Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat sinergitas antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat. Mayjen TNI Mirza Agus juga menyampaikan bahwa komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di daerah.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat membangun kepercayaan (trust), mempererat ikatan batin (inner bond), serta meningkatkan kerja sama (teamwork) dengan dilandasi prasangka baik antar sesama,” ujarnya.
Pada sesi diskusi, berbagai masukan dan saran disampaikan oleh peserta, di antaranya pentingnya meningkatkan forum komunikasi seperti coffee morning guna mempererat hubungan antar institusi, serta perlunya sosialisasi yang lebih luas kepada masyarakat terkait peran TNI dalam pembangunan.
Selain itu, peserta juga menyoroti sejumlah isu aktual, seperti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap konflik global, serta harapan agar TNI semakin hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan, termasuk di wilayah-wilayah strategis seperti daerah pertambangan.
Menanggapi hal tersebut, Pangdam menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir dan berperan aktif di tengah masyarakat, sekaligus menjaga profesionalisme serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.(gnr)
Editor : Grand Regar