Erdogan Marah, Sebut Israel Negara Teroris, Turki Tidak Akan Tinggal Diam
Tanya Rompas• Jumat, 14 Mei 2021 | 23:13 WIB
Recep Tayyip Erdogan (Istimewa)MANADOPOST.ID— Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dia marah atas serangan udara Israel di Jalur Gaza. "Kami berdua sedih dan marah atas kekejaman negara teroris Israel terhadap Palestina," kata Erdogan dalam sebuah briefing online, seperti dilansir Aljazeera, Jumat (14/5). Asap dan api membumbung selama serangan udara Israel di Kota Gaza. (Mohammed Salem/REUTERS/Aljazeera) Lanjut Erdogan, untuk melawan agresi Israel di kota-kota Palestina, Yerusalem, adalah tugas kehormatan bagi umat manusia. “Mereka yang tetap diam atau secara terbuka mendukung pertumpahan darah Israel harus tahu suatu hari nanti giliran mereka,” tambahnya. Sebuah gambar yang diambil dengan drone menunjukkan reruntuhan bangunan yang hancur dalam serangan udara Israel di tengah maraknya kekerasan Israel-Palestina, di Jalur Gaza utara. (Mohammed Salem/Reuters/Aljazeera) Dia mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil langkah-langkah untuk memastikan perdamaian di Yerusalem. “Turki tidak akan tinggal diam atas penganiayaan Israel di Palestina, bahkan jika seluruh dunia mengabaikannya," tukasnya.(tan) Editor : Tanya Rompas