Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Angka Kematian Akibat Covid-19 Naik, Korsel Tetap Gelar PTM

Kenjiro Tanos • Jumat, 4 Maret 2022 | 18:55 WIB
Ilustrasi pembelajaran tatap muka terbatas (Istimewa)
Ilustrasi pembelajaran tatap muka terbatas (Istimewa)
MANADOPOST.ID - Badan Pencegahan dan Kontrol Penyakit Korea (KDCA) mengungkapkan, tercatat ada 198.803 kasus harian pada Rabu (2/3) di Korea Selatan. Angka itu menurun jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang memecahkan rekor, yaitu 219.241 kasus. Bila penularan turun, angka kematian justru naik menjadi 128 kasus. Sejak pandemi, ada 8.394 penduduk yang kehilangan nyawa akibat Covid-19. Kasus parah dan membutuhkan perawatan medis menjadi 766. Angka penularan masih berpeluang naik lagi. Sebab, para pakar memperkirakan pertengahan Maret nanti menjadi puncak gelombang penularan varian Omicron. Diprediksi, angkanya memecahkan rekor penularan di atas 330 ribu per hari. Meski persebaran Omicron belum terkendali, sekolah-sekolah di Korsel kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Rabu lalu. Pemerintah memberikan kebebasan pada sekolah untuk tetap online atau PTM di tahun ajaran baru ini. Mayoritas sekolah memilih untuk PTM. ’’Setelah dua tahun pandemi, sekolah-sekolah saat ini sudah cukup berpengalaman menjalankan kegiatan belajar-mengajar dengan aman,’’ terang Menteri Pendidikan Korsel Yoo Eun-hae sebagaimana yang dikutip The Straits Times. Saat ini ada sistem tanggap darurat yang siap membantu mengendalikan dan mencegah infeksi di sekolah. Meski begitu, Yoo sangat menyarankan agar siswa menjalani tes antigen dua kali sepekan sebelum berangkat sekolah. Jika positif, mereka bisa istirahat di rumah dulu agar tidak menulari teman-temannya. (Jawa Pos) Editor : Kenjiro Tanos
#Belajar Tatap Muka #Pandemi Covid-19 #Korea Selatan