Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Partai Liberal Pimpin Proyeksi Pemilu, Carney Diperkirakan Menang Tapi Belum Kantongi Mayoritas Parlemen

Kenjiro Tanos • Selasa, 29 April 2025 | 19:42 WIB
Perdana Menteri Kanada dan pemimpin Partai Liberal Mark Carney, bersama istrinya Diana Fox Carney, memberikan suaranya di Ottawa, Kanada, pada hari Senin (28/4) (Sean Kilpatrick/Pool/AFP)
Perdana Menteri Kanada dan pemimpin Partai Liberal Mark Carney, bersama istrinya Diana Fox Carney, memberikan suaranya di Ottawa, Kanada, pada hari Senin (28/4) (Sean Kilpatrick/Pool/AFP)

MANADOPOST.ID - Proyeksi hasil pemilu federal Kanada 2025 menunjukkan bahwa Partai Liberal yang dipimpin oleh Mark Carney berada di jalur kemenangan, meski tampaknya belum cukup kuat untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Dua lembaga penyiaran nasional, CBC dan CTV, memprediksi bahwa Partai Liberal akan mengamankan antara 159 hingga 162 kursi dari total 338 kursi di Dewan Rakyat.

Angka itu masih terpaut sekitar 10 kursi dari ambang batas 172 kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Kemenangan ini tetap menjadi momen penting bagi Carney, yang baru mengambil alih kepemimpinan partai awal tahun ini. Namun, kurangnya mayoritas berarti ia kini dihadapkan pada tantangan besar dalam menyusun pemerintahan yang stabil.

Untuk itu, Carney diperkirakan akan memulai negosiasi dengan partai-partai oposisi guna memperoleh dukungan parlemen demi mengamankan mandat pemerintahannya.

Pilihan yang paling memungkinkan bagi Liberal adalah menjalin kembali kerja sama dengan Partai Demokrat Baru (NDP) yang berhaluan kiri dan dipimpin oleh Jagmeet Singh.

NDP diproyeksikan akan memenangkan sekitar 10 kursi—cukup untuk menjadi penentu dalam peta kekuasaan parlemen minoritas.

Sebelumnya, partai tersebut telah menjalin kesepakatan dengan mantan perdana menteri Justin Trudeau, yang memungkinkan Liberal mempertahankan kekuasaan selama lebih dari dua tahun. Dalam kesepakatan tersebut, NDP mendukung pemerintahan Trudeau dengan imbalan komitmen terhadap peningkatan belanja sosial, termasuk program perawatan gigi dan pengasuhan anak.

Jika tidak ada kesepakatan baru yang tercapai, Carney dapat memilih untuk memerintah secara minoritas, mengandalkan suara demi suara di parlemen sambil menantang oposisi untuk mencoba menggulingkannya melalui mosi tidak percaya. Langkah tersebut berisiko, namun bukan hal yang asing dalam sistem parlementer Kanada.

Dengan pemilu yang menghasilkan parlemen yang terpecah, hari-hari ke depan akan sangat menentukan arah pemerintahan Kanada di bawah kepemimpinan Carney yang baru, serta bentuk kerja sama lintas partai yang akan menyertainya dalam menghadapi tantangan kebijakan domestik dan hubungan luar negeri yang semakin kompleks. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#Mark Carney #partai liberal kanada #pemilu kanada #Kanada