Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Batas 4 Tahun! Mahasiswa Asing di Asing Tak Lagi Bisa ‘Betah’ Lama-Lama

Kenjiro Tanos • Jumat, 29 Agustus 2025 | 23:21 WIB

 

Presiden AS Donald Trump
Presiden AS Donald Trump

MANADOPOST.ID - Pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump tengah menyiapkan aturan ketat yang bisa mengubah wajah pendidikan tinggi negara itu.

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengumumkan rencana membatasi masa tinggal mahasiswa asing, khususnya pemegang visa F-1.

Aturan lama yang sudah berlaku lebih dari empat dekade memberi fleksibilitas: mahasiswa bisa tinggal selama masih terdaftar penuh waktu.

Tetapi rancangan baru ini memperketat: lama tinggal hanya sebatas durasi program studi, dengan maksimal empat tahun.

Setelah itu, mahasiswa diwajibkan keluar atau mengajukan perpanjangan dengan evaluasi ketat dari DHS.

Pejabat DHS menyebut kebijakan ini diperlukan untuk mencegah “mahasiswa abadi” yang dianggap menyalahgunakan visa pelajar.

"Selama ini ada terlalu banyak celah yang dimanfaatkan, dan itu membebani sistem keamanan serta anggaran,” ujar juru bicara DHS, seperti dikutip Politico.

Namun, di sisi lain, banyak yang menilai kebijakan ini bisa jadi bumerang. Miriam Feldblum dari Presidents’ Alliance menyebut langkah tersebut justru menimbulkan ketidakpastian baru.

Mahasiswa internasional, katanya, sudah berada di bawah pengawasan ketat, baik dari pemerintah maupun institusi pendidikan.

Lebih tajam lagi, Fanta Aw dari NAFSA memperingatkan bahwa aturan ini bisa membuat AS kalah bersaing dengan negara lain dalam menarik mahasiswa berbakat.

“Banyak negara kini berlomba menawarkan kemudahan, sementara AS justru memperketat. Dampaknya jelas: minat belajar di AS akan menurun,” katanya.

Data terbaru memperkuat peringatan itu. Tahun ini, 35 persen perguruan tinggi di AS melaporkan penurunan aplikasi mahasiswa internasional—angka yang jauh lebih tinggi dari tahun lalu.

Universitas pun terancam kehilangan pemasukan besar, mengingat mahasiswa asing adalah penyumbang utama dana kuliah dengan biaya lebih tinggi dan sedikit subsidi.

Jika aturan ini benar-benar diberlakukan, bukan tidak mungkin Amerika Serikat akan kehilangan posisinya sebagai destinasi utama pendidikan internasional. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#donald trump #Amerika Serikat #Visa Pelajar AS