Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

15 Tahun Tersandera, Warga Manado Tidak Dapat Air Berkualitas, PDAM Ambil Alih Aset PT Air

Yolister Karame (ukw: 17400) • Senin, 6 Desember 2021 | 18:25 WIB
Photo
Photo
MANADOPOST.ID-Selama 15 tahun warga Kota Manado 'tersandera', karena tidak mendapatkan air bersih berkualitas selama dikelola PT Air. Karena itu, mulai 1 Januari 2022 Pemerintah Kota Manado akan mencabut konsesi dan mengambil alih aset dan pengelolaan air bersih di Kota Manado. Hal ini terungkap dalam Diskusi Panel tentang Tantangan dan Solusi Air Bersih Kota Manado bersama Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI) , di Ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota Manado, Senin (06/12/21). Direktur Utama PDAM Manado Meiky Taliwuna mengatakan, kerja sama dengan PT Air akan jatuh tempoh 1 Januari 2022. Karena perjanjiannya selama 15 tahun mulai 1 Januari 2007. "Karena sudah jatuh tempo, maka konsesinya akan diambil alih pemerintah. Maka PDAM akan mengambil ali semua aset mulai dari kantor sampai dengan jaringan air," ujarnya. Menurut dia, diambilnya konsesinya oleh pemerintah karena PT Air sebagai pengelola tidak mampu untuk memenuhi semua komitmennya. Seperti yang dijanjikan menyiapkan air bersih yang bisa langsung diminum. Tapi nyatanya air kotor dan berulat. Sering mati dan pelanggannya terus menurun. Bahkan pemerintah tidak mendapatkan deviden selama 15 tahun. "Jika semua aset diambil ali, maka PDAM akan merevitalisasi semua jaringan air bersih di Kota Manado secara bertahap. Supaya warga Kota Manado bisa mendapatkan air bersih 1x24 jam dan berkualitas," ungkapnya. Sebelumnya, Wali Kota Manado Andrei menegaskan, air adalah sumber kehidupan, air merupakan masalah yang sangat penting bagi masyarakat. Bagi wali kota ketersediaan air di Kota Manado cukup banyak termasuk air bawah tanah. Masalahnya adalah sambungan air bersih ke masyarakat baru mencapai 30%. Jadi menurut wali kota, masalah sambungan air bersih ke rumah-rumah ini harus dicarikan solusi. "Langkah awal adalah membenahi masalah kelembagaan yakni PDAM supaya kita dapat melakukan hal lain untuk kepentingan masyarakat," kata wali kota ketika membuka diskusi panel tentang air bersih. Menurut wali kota, APBD akan membantu agar air ini bisa sampai ke masyarakat. Masalah di lapangan akan dibenahi termasuk sambungan-sambungan liar akan ditertibkan. "Saya berharap Diskusi Panel ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah untuk dipergunakan demi kepentingan masyarakat," pungkas wali kota. Para Panelis dalam diskusi ini adalah Direktur Utama PDAM Manado Meiky Taliwuna S.E.,M.M, Dr. Theo M. S.H.,M.H, Staf Khusus Walikota Rimata Narande dan Ketua YLKI Sulut Aldy Lumingkewas serta para pakar dan pemerhati masalah air bersih seperti Dr. Sefanya Oratmangun, S.E, M.M. (ite) Editor : Yolister Karame (ukw: 17400)
#Air Bersih #pdam #PT Air