MANADOPOST.ID- Debat capres cawapres ke empat akan digelar pada Minggu (21/01/2023). Hal ini pun mendapat atensi dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia - Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI-LBH) Manado.
Ketua YLBHI-LBH Manado, Satriano Pangkey mengatakan, bahwa adu gagasan solutif dan rasional untuk menjawab permasalahan lingkungan yang terjadi menjadi harapan masyarakat.
"Sebuah gagasan yang mengarus utamaan kebijakan yang pro lingkungan dan agraria dengan berbasis pada hak-hak masyarakat adat, dan kaum tani," kata Pangkey, Sabtu (20/01/2024).
Menurutnya, kasus food Estate, Wadas, Rempang penggusuran lahan petani Kalasey Dua dan reklamasi di pesisir pantai Manado merupakan gambaran dari orientasi pembangunan pemerintah yang tidak berpatokan pada etika lingkungan hidup dan masyarakat kecil.
"Perlu ada langka-langka solutif yang kongkrit atas persoalan-persoalan ini, agar keberlanjutan lingkungan yang digagas oleh masing Paslon (pasangan calon) bisa dikawal," jelasnya.
Selanjutnya, Ia berharap agar dalam debat nanti akan ada gagasan yang mendukung pengesahan undang-undang masyarakat adat.
"Sebagai perwujudan perlindungan masyarakat adat," Kuncinya.
Diketahui debat capres cawapres keempat akan mengusung tema Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa. (Mesias)
Editor : Gregorius Mokalu