Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sulawesi Selatan Mulai Panen, Harga Beras di Sulawesi Utara Turun Harga, Buruan!

Gregorius Mokalu • Sabtu, 16 Maret 2024 | 18:15 WIB

Pemantauan harga beras dari pihak kepolisian Polresta Manado
Pemantauan harga beras dari pihak kepolisian Polresta Manado

MANADOPOST.ID- Harga kebutuhan pokok terutama beras mengalami penurunan harga sesuai pantauan di Pasar Tradisional Manado pada Sabtu (16/03/2024).

Terpantau harga beras mulai dari Rp 10.800 per kilogram untuk beras medium hingga kisaran Rp 16.500 per kilogram untuk beberapa merek beras premium.

Hal ini mengindikasikan penurunan misalnya beras serang , serayu sultan mengalami penurunan harga lama Rp 17.500 per kilogram menjadi Rp 15.500 per kilogram.

Sedangkan untuk beras jenis merpati , istana pangan  dab pandan wangi mengalami penurunan Rp 500 dari harga awal 16.500 per kilogram menjadi 16.000 per kilo gram.

Demikian juga dengan daging ayam ras dan sapi, yang berada dalam rentan harga yang bervariasi, serta telur ayam ras yang mengalami perubahan harga dari Rp 63 ribu menjadi Rp 70 ribu per baki untuk jenis super.

Kenaikan dan penurunan harga juga terjadi pada beberapa komoditi lainnya.

Misalnya, bawang merah mengalami penurunan harga dari Rp 40 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah keriting turun dari Rp 30 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

Namun, cabai rawit dari Kotamobagu mengalami kenaikan harga dari Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram.

Adapun penjelasan dari Distributor CV Erlang Handri, mejelaskan bahwa harga beras mulai turun karena panen di wilayah Sulawesi Selatan telah dimulai.

Namun, kenaikan harga beberapa komoditi bahan pokok disebabkan oleh meningkatnya permintaan dari masyarakat menjelang Bulan Ramadhan 2024.

Pergerakan harga ini memberikan gambaran yang jelas tentang dinamika pasar dan respons pasar terhadap faktor-faktor eksternal seperti musim panen dan perayaan keagamaan.

Meskipun demikian, perlunya pengelolaan yang hati-hati dalam menghadapi fluktuasi harga untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas terhadap kebutuhan pokok masyarakat. (gre)

Editor : Gregorius Mokalu
#MANADO #Harga Beras #sulawesi utara #turun harga