Sampai saat ini, sudah banyak kegiatan yang dilakukan mahasiswa dari berbagai jurusan dan bidang ilmu yang ditekuni. Mulai dari science teknologi, sosial humaniora, agro dan juga medical.
"Untuk kegiatan medical sendiri, kami melakukan medical cek up yang digabungkan dengan Posyandu dan Puskesmas setempat. Kemudian penyuluhan, sosialisasi terkait edukasi kesehatan bagi masyarakat umum, lansia, remaja dan anak-anak," kata salah satu Mahasiswa UGM, Katarina Amelia kepada Manado Post, Rabu (24/7).
Tak hanya itu saja, para mahasiswa ini juga mengisi kegiatan di SD GMIM Alung Banua. Kegiatan penuh dengan ilmu dan penyampaian yang interaktif.
"Seperti roket air. Lalu herbarium sebagai media belajar mengenai karang, ikan, flora laut, sampai profesi ke depannya. Serta juga tata rama anak kelas 1 SD saat MPLS kemarin," paparnya.
Selain itu juga, mereka sudah melaksanakan kegiatan bagi masyarakat umum. Seperti pembenahan pompa air, pemetaan abrasi hingga sumur.
"Ke depan, kami masih ada berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan. Tentu kegiatan itu yang membawa manfaat bagi masyarakat secara jangka panjang," tuturnya.
Katarina mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih karena masyarakat di Kelurahan Alung Banua sangat menerima, terbuka dan membantu dalam mendapatkan informasi, serta membantu melaksanakan program kerja mereka.
"Kami diberikan tempat tinggal nyaman, diberi makan dan banyak hal. Kemudian kami mendapat cerita, ilmu yang belum tentu kami bisa dapatkan di tempat lain. Tentunya, kami berharap apa yang sudah dan akan kami lakukan, bisa berdampak positif ke depan bagi masyarakat," ungkapnya.
Ditambahkannya, masa tugas KKN-PPM mereka di Pulau Bunaken akan selesai pada 8 Agustus 2025. (Livrando Kambey)