MANADOPOST.ID- Setiap anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus memahami dengan jelas tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan seragam.
Hal itu disampaikan Wali Kota Andrei Angouw saat membuka Pelatihan Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Satpol PP Manado, Senin (10/11) di Hotel Gran Puri.
Disampaikannya, jikalau 100 orang punya 100 pemahaman yang berbeda, dipastikan kacau. Oleh karena itu, menurutnya, semua harus tahu tupoksi masing-masing.
"Harus tegas dan juga humanis. Ini tidak gampang. Perlu takaran yang pas. Jangan terlalu keras. Tapi juga jangan terlalu lembek,” ujarnya.
Wali Kota juga menyampaikan bahwa pentingnya evaluasi kasus-kasus di lapangan sebagai bahan pembelajaran agar penanganan ke depan semakin baik dan profesional.
"Kalau ada kejadian seperti sebelumnya di lapangan, itu harus dibahas soal bagaimana penanganannya saat itu dan sesudahnya. Nah, dari situlah kita belajar supaya lebih siap menghadapi situasi serupa,” terangnya.
Ditekankannta, semua aturan dibuat untuk kebaikan bersama dan bukan untuk satu atau dua orang atau kelompok.
Untuk itu Wali Kota berharap pelatihan yang digelar benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan Satpol PP kepada masyarakat.
Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid yang juga menjadi narasumber pada kegiatan tersebut menyampaikan terkait sinergitas dan kolaborasi antara Polri dan Satpol PP dalam menjaga ketertiban umum serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Manado.
“Sinergi antara Polri dan Satpol PP sangat penting. Terutama dalam pelayanan publik dan penegakan peraturan daerah agar tercipta keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sat Pol PP Kota Manado Novly Siwi menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan yang digelat bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta integritas aparatur Satpol PP dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah, serta menjaga ketentraman dan ketertiban umum di Kota Manado.
“Pelatihan ini bertujuan membentuk aparatur yang disiplin, berintegritas dan responsif terhadap dinamika pelayanan masyarakat perkotaan,” pungkasnya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas