MANADOPOST.ID- Kepala Puskesmas Bahu, Hesky Lintang memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait keluhan warga soal pelayanan.
Dirinya menegaskan, pihak Puskesmas sudah siap melayani sejak jam kerja. Hanya saja ada beberapa kendala yang terjadi.
"Kendala pertama yakni listrik sering padam. Dan ini dampaknya ke sistem. Karena menggangu wifi di puskesmas," kata Hesky saat diwawancara di sela-sela pembahasan di DPRD Manado, Senin (24/11).
Terkait kendala yang terjadi, pihak Puskesmas juga sudah sampaikan dan jelaskan ke pasien. Tak hanya itu, pihaknya pun telah laporkan ke 112 terkait listrik.
"Karena tegangan listrik kita tidak stabil dan membahayakan. Tapi kita bersyukur Pemkot Manado sudah mengadakan solar cell. Tapi itu hanya mengcover layanan seperti AC dan lainnya. Tapi kalau sistem aplikasinya, tak bisa kita cover," terangnya.
Dirinya menegaskan bahwa Puskesmas tak diam soal kendala yang terjadi. "Saya dari pagi stay di Puskesmas. Pelayanan tetap jalan meski agak lamban karena sistem di aplikasi. Itu di luar kemampuan sebagai manusia untuk mengatur aplikasi itu," jelasnya.
"Tetap pasien dilayani, tapi kalau ambil rujukan atau kronis, itu tak bisa. Ini listrik mati total sehingga ganggu sistem aplikasi. Namun pelayanan tetap jalan. Pasien tetap dilayani," sambungnya.
Soal dokter yang dikatakan belum ada, dirinya membantah. Menurutnya, 4 dokter yang ada, melayani full.
"Makanya kalau emergensi tetap dilayani prioritas. Kalau ambil sistem rujukan atau obat, itu antri. Dan kami sudah jelaskan ke pasien soal kendalanya. Memang ada yang terima, ada yang belum terima. Dokter ada dan tidak terlambat," tuturnya.
Yang pasti, lanjutnya, Puskesmas tidak biarkan. Karena pihaknya juga tidak ingin terjadi penumpukan pasien.
"Karena ketika kerja kami selesai cepat juga, kan bisa lakukan kerjaan lain. Tapi ini soal sistem yang di luar kendali manusia," pungkasnya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas