MANADOPOST.ID- Para Anggota DPRD Kota Manado, Senin (2/2) mengikuti sosialisasi kamus usulan pokok pikiran (pokir) di Ruang Paripurna.
Kegiatan tersebut digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Manado.
Kepala Bapperida Manado, Marcos Kairupan melalui Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Susan Lumingkewas mengatakan, usulan pokir anggota dewan telah dipantau oleh KPK sejak tahun 2026.
Namun Baperrida baru menyampaikan usulan ini di tahun 2026 untuk rencana pembangunan tahun 2027.
"Sosialisasi tersebut melibatkan pokir anggota dewan yang telah dipantau oleh KPK sejak tahun lalu melalui aplikasi SIPD RI.
Usulan-usulan tersebut didasarkan pada hasil reses anggota dewan yang dilakukan pada Desember tahun sebelumnya," ujar Lumingkewas saat diwawancarai.
Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa laporan pelaksanaan sosialisasi kamus urusan pokir 2026 itu harus disosialisasikan dengan anggota dewan.
Diterangkannya, setiap usulan pokir dewan akan disesuaikan dengan 5 program prioritas pembangunan daerah Kota Manado untuk tahun 2027.
Yakni penguatan SDM (Sumber Daya Manusia), pengembangan pariwisata berkelanjutan dan green economy, pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan energi terbarukan, tata kelola adaptif, serta penguatan resiliensi bencana.
"Terdapat lebih dari 400 usulan dari seluruh anggota dewan di kamus usulan. Usulan terbanyak ditujukan ke Dinas Perkim (seperti lampu jalan dan paving) dan Dinas PUPR (seperti drainase). Ada juga usulan untuk Dinas Sosial (seperti BPJS Kesehatan) dan Dinas Pendidikan," paparnya.
Ditambahkannya, untuk proses penginputannya dilakukan oleh operator SIPD yang ada di sekretariat dewan (Sekwan) atau di masing-masing komisi.
"Tapi saat ini masih dalam tahap Rancangan Awal (Ranwal). Sehingga baru berbicara mengenai program dan belum masuk ke detail anggaran," kuncinya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas