MANADOPOST.ID- Tim gabungan langsung memburu keberadaan satwa liar Buaya di perairan Manado.
Selasa (3/2), alat berupa kerangkeng atau kandang jebak untuk menangkap Buaya diturunkan di perairan Kota Manado, tepatnya di Kawasan Mega Mas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Donald Sambuaga mengatakan, terkait penanganan pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait yakni BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam), KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) serta TNI/Polri.
"Pertama pemerintah melakukan upaya beruoa imbauan kepada masyarakat agar waspada. Sementara ini kita ketahui bersama Buayanya ada tapi belum ditemukan, belum tertangkap," ungkap Sambuaga, Selasa (3/2).
Untuk penanganan penangkapan, tim gabungan memerlukan metode-metode tertentu agar bisa terlaksana sesuai harapan dari masyarakat.
"Kami sudah bersama-sama dengan Asosiasi Pilot Drone untuk Sulawesi Utara yang melakukan pemantauan lewat udara untuk memastikan, memetakan posisi daripada Buaya ini kira-kira ada di sekitar mana.
Setelah melakukan pemantauan, tiba-tiba tadi sekitar jam 10 pagi, Buayanya muncul. Lalu kita membuat kerangkeng.
Ini juga yang kita koordinasikan kemarin bersama BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam)," paparnya.
Langkah membuat kerangkeng itu, lanjutnya, untuk memancing supaya Buaya supaya bisa masuk di dalamnya dengan memakai umpan.
Ditambahkannya, meski hal itu bukan kewenangan dari Pemerintah Kota, tapi pihaknya mengupayakan dengan memberdayakan sumber daya yang ada untuk melakukan koordinasi lebih cepat supaya penanganan Buaya itu bisa tertangani.
"Jadi pada intinya keselamatan masyarakat adalah yang paling utama. Sehingga Pemerintah Kota melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi tidak ada korban jiwa," tutupnya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas