MANADOPOST.ID-Komisi 3 DPRD Manado, Senin (11/5) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di ruang Komisi.
Dalam rapat tersebut, salah satu yang dibahas yakni soal rencana proyek PSEL (Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik).
"Kami mendapat rekomendasi dari Ibu Ketua DPRD untuk membahas dengan Dinas Lingkungan Hidup dalam rangka proyek pembangunan pengelolaan sampah menjadi energi listrik.
Sehingga kami mengharuskan untuk RDP bersama dinas yang terkait yang mengelola itu dan tentunya membantu pimpinan kami untuk membuat surat dukungan terkait pelaksanaan proyek itu," ujar Ketua Komisi 3 DPRD Manado, Jean Sumilat saat diwawancarai usai rapat.
Dijelaskannya, meski proyek tersebut dari pusat, namun karena hal itu berdampak positif untuk masyarakat Kota Manado, dengan demikian DPRD juga mendukung hal-hal yang menyangkut proyek itu.
"Manado termasuk di 23 atau 28 kabupaten/kota yang mendapat jatah proyek itu yang dibiayai oleh DANANTARA," tuturnya.
"Setidaknya kita ini bisa dibantu dengan memaksimalkan anggaran yang ada, yang seharusnya dibebani ke Pemkot untuk biaya pembuangan sampah di Ilo-iko, namun dengan proyek ini kita dibebaskan pembiayaan itu.
Dengan target kita harus menyetor sampah sekitar 800 ton per hari, tapi Manado hanya 296 ton," sambungnya.
Maka dari itu, lanjutnya, DPRD sangat mendukung proyek tersebut. Namun, pihaknya masih akan membahas lanjut dengan dinas terkait.
"Jadi program ini kami atas nama masyarakat yang ada di Kota Manado mendukung dan akan melihat tindak lanjutnya nanti," ucapnya.
Ketua DPRD Manado, Aaltje Dondokambey yang juga ikut dalam rapat tersebut menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung program tersebut.
"DPRD tentunya mendukung serta siap membahas dan menyetujui program itu," pungkasnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey