MANADOPOST.ID-Anggota DPRD Kota Manado, Srinanda Lamadau meminta Wali Kota agar mengevaluasi sistem penerimaan murid baru (SPMB).
Menurutnya, semenjak dibukanya SPMB, dirinya mendapat banyak keluhan dari warga terkait sistem penerimaan.
"Saya tidak bilang bahwa yang dilakukan ini adalah sistem yang tidak baik. Ini sudah cukup baik. Tapi, kurangnya sosialisasi. Karena mungkin ini harus tunggu verifikasi dari Capil, kemudian verifikasi dari Dinsos," kata Srinanda dalam rapat paripurna, Senin (22/6).
Politisi Partai Nasdem ini menduga, bisa saja dari Capil sendiri yang mungkin belum siap untuk dilakukan verifikasi. Karena dirinya melihat dari postingan-postingan media sosial dan laporan, banyak masyarakat sangat membludak pergi ke Dinas Capil hanya untuk melakukan verifikasi.
"Apa gunanya barcode yang ada di Kartu Keluarga setiap pengurusan oleh masyarakat Kota Manado kalau kita harus melakukan verifikasi lagi kepada Dinas Capil? Tolong ini menjadi bahan evaluasi," tegasnya.
Lebih jauh dikatakannya, betapa berharganya satu hari yang dilakukan oleh orang tua murid kalau harus pergi lagi klarifikasi, verifikasi di Capil. Sementara, mungkin ada orang tua yang harus melaut, nelayan, jual pisang goreng, hanya untuk mencari nafkah sehari itu, tapi harus dipakai untuk melakukan verifikasi di Capil.
"Tolonglah ini diberikan solusi. Saya rasa Pak Wali dan Pak Wawali juga tidak mau ada kasus-kasus seperti ini. Kita tahu banyak penghargaan yang diraih Pak Wali Kota dan Pak Wawali yang begitu kita banggakan, tapi jangan dirusak hanya karena perkara-perkara, hal-hal yang tidak disosialisasikan, kemudian tiba-tiba yang dirugikan adalah masyarakat atau orang tua. Tolong ini dievaluasi," pintanya. (lak)
Editor : Livrando Kambey