Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tumpa Cycling Challenge, Iven Prestisius Bersepeda Pertama di Sulawesi Utara Tahun 2025, Gelar King of Mountain

Filip Kapantow • Rabu, 19 Februari 2025 | 12:30 WIB
 
 
KOMPAK: Founder Tumpa Cycling Challenge Brigjen Pol Bahagia Dachi (kanan) bersama Presiden Komunitas Germas Bersepeda dr Enriko H Rawung MARS.
KOMPAK: Founder Tumpa Cycling Challenge Brigjen Pol Bahagia Dachi (kanan) bersama Presiden Komunitas Germas Bersepeda dr Enriko H Rawung MARS.
 
MANADOPOST.ID - Tumpa Cycling Challenge (TCC) terhitung sebagai iven bersepeda pertama di Sulawesi Utara di tahun 2025. 
 
Dari informasi yang diterima redaksi Germas Bersepeda, iven ini telah menarik perhatian khalayak pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia. 
 
Beberapa nama pesepeda kondang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti iven ini. 
 
Apa yang menarik dari Iven ini? Ditemui di kantornya di Markas Polda Sulut, founder Tumpa Cycling Challenge Brigjen Pol Bahagia Dachi mengatakan, rute TCC sangat menantang dan menarik. 
 
"Dikatakan menarik dan menantang karena di dalam iven TCC ada KOM Challenge dimana para pesepeda diberi kesempatan saling berlomba adu cepat di rute tanjakan Gunung Tumpa, dan siapa yang paling cepat pada rute tersebut, maka akan disematkan menjadi King of Mountain TCC 2025. Selain menantang, iven ini sangat menarik karena hanya berjarak 2,5 km dari Kota Manado, para pesepeda sudah bisa mendapatkan rute tanjakan naik gunung dengan pemandangan yang indah nan menawan," urai Bahagia, polisi yang sangat ramah dan terkenal sangat rajin dan rutin bersepeda. 
 
Presiden Komunitas Germas Bersepeda dr Enriko H Rawung MARS mengatakan iven bersepeda TCC yang didalamnya ada Kom Challenge sangat berkualitas dan dipersiapkan dengan sangat rapih dan matang. 
 
"Saya amati persiapannya sangat bagus, berbagai aspek dipersiapkan dengan sebaik-baiknya termasuk aspek safety. Rutenya sangat terjal dan curam, tapi Pak Jenderal Bahagia Dachi sebagai founder dan Pak Kombes Andi telah mengantisipasi dengan langkah-langka mitigasi yang sangat apik. Saya salut dengan kedua pesepeda yang juga berkarier sebagai polisi profesional, Saya salut," tutup dokter yang juga sering menyelenggarakan iven bersepeda dengan branding Germas Cycling Challenge. (mpd)
Editor : Filip Kapantow