Bukan sekadar baksos biasa, RSUP Kandou benar-benar `turun gunung`. Tim medis yang diturunkan lengkap: dokter spesialis, perawat, tenaga penunjang, tim laboratorium, farmasi hingga edukator kesehatan. Tongkaina pagi itu berubah seperti miniatur rumah sakit besar yang dipindahkan ke tengah masyarakat.
Warga dapat mengakses berbagai pelayanan yang biasanya hanya ditemui di fasilitas kesehatan tingkat lanjut, antara lain:
- Pemeriksaan mata dan kacamata gratis
- Pemeriksaan gigi
- Pemeriksaan EKG
- Konsultasi gizi
- Skrining tekanan darah, gula darah, dan kolesterol
- Pemeriksaan penyakit dalam
- Pemeriksaan kesehatan anak
- Skrining pendengaran bayi dan anak
- Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD)
- Simulasi P3K
- Kampanye hand hygiene dan etika batuk
Kegiatan dibuka Direktur Utama RSUP Kandou Prof Dr dr Starry Rampengan, yang diwakili Manajer OSDM sekaligus Ketua Panitia Ns Abram Babakal SKep MKes.
Dalam sambutannya Babakal menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar agenda peringatan HKN.
“Ini bukan hanya seremoni. Ini bukti bahwa kami hadir memberi manfaat. Ilmu dan pelayanan yang kami miliki harus kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, tahun ini RSUP Kandou mengambil langkah berbeda, bukan menunggu pasien datang, melainkan mendatangi masyarakat.
“Tongkaina kami pilih karena masyarakatnya aktif dan mendukung banyak program kesehatan. Model jemput bola seperti ini membuat layanan semakin dekat dan mudah diakses,” jelas Babakal.
Lurah Tongkaina Yemima Wangko SE, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih karena wilayahnya dipilih sebagai lokasi kegiatan.
“Ini sangat membantu warga kami, khususnya untuk deteksi dini penyakit. Antusiasme bahkan sudah terlihat dua hari sebelumnya—warga bertanya soal jadwal, syarat, dan jenis layanan yang bisa diakses,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran RSUP Kandou memberikan pengalaman pelayanan kesehatan yang jarang dirasakan warga di tingkat kelurahan.(***)
Editor : Tanya Rompas