Apa Itu Quiet Luxury?
Quiet luxury, atau sering disebut juga sebagai stealth wealth atau old money aesthetic, adalah gaya hidup yang mengutamakan konsumsi yang halus dan elegan. Ini bukan tentang menunjukkan kekayaan melalui logo besar atau desain mencolok, tetapi lebih kepada kualitas bahan dan craftsmanship yang tinggi.
Baca Juga: Kebugaran Sosial: Cara Efektif untuk Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Ciri-ciri Quiet Luxury
- Material Berkualitas Tinggi: Pakaian dan aksesori yang termasuk dalam kategori quiet luxury biasanya terbuat dari bahan-bahan terbaik seperti kasmir, sutra, dan wol Vicuña.
- Desain Minimalis: Desain yang sederhana namun elegan, tanpa banyak detail yang mencolok. Warna-warna yang digunakan cenderung netral seperti beige, krem, hitam, dan putih.
- Craftsmanship yang Unggul: Fokus pada detail dan pengerjaan yang sempurna, sering kali dibuat oleh pengrajin yang ahli.
Mengapa Quiet Luxury Populer?
Tren ini mendapatkan popularitas karena beberapa alasan:
- Reaksi Terhadap Fast Fashion: Banyak orang mulai menyadari dampak negatif dari fast fashion dan beralih ke produk yang lebih tahan lama dan berkelanjutan.
- Pengaruh Budaya Pop: Serial TV seperti Succession dan selebriti seperti Gwyneth Paltrow telah mempopulerkan gaya hidup ini dengan penampilan mereka yang selalu elegan namun tidak mencolok.
- Kesadaran Sosial: Ada pergeseran nilai di mana orang lebih menghargai kualitas dan keaslian daripada sekadar menunjukkan status sosial melalui pakaian.
Cara Mengadopsi Quiet Luxury dalam Gaya Hidup Anda
- Pilih Pakaian Berkualitas: Investasikan pada beberapa item berkualitas tinggi yang tahan lama.
- Fokus pada Detail: Perhatikan detail seperti jahitan dan bahan.
- Hindari Logo Besar: Pilih pakaian dan aksesori yang tidak menonjolkan logo atau merek secara berlebihan.
Quiet luxury bukan hanya tentang fashion, tetapi juga tentang menghargai keindahan dan kualitas dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah cara untuk menunjukkan keanggunan dan rasa hormat terhadap craftsmanship tanpa perlu berteriak. (jas)
Editor : Tanya Rompas