MANADOPOST.ID--Palung Mariana terletak di bagian barat Samudra Pasifik, Palung Mariana adalah titik terdalam di planet kita, dengan kedalaman mencapai lebih dari 11.000 meter.
Di dalam kegelapan yang pekat dan tekanan yang luar biasa tinggi, hidup berbagai makhluk unik yang jarang sekali terlihat oleh manusia.
1. Amphipoda
Salah satu penghuni Palung Mariana adalah Amphipoda, sejenis krustasea kecil yang dapat bertahan hidup dalam tekanan ekstrem. Hewan ini berukuran sekitar 1-2 cm, namun ada beberapa spesies di Palung Mariana yang bisa tumbuh hingga lebih dari 10 cm.
Amphipoda mampu bertahan di kedalaman yang sangat dalam karena mereka memiliki adaptasi khusus, seperti tubuh yang fleksibel dan kemampuan untuk mencari makanan dari sisa-sisa organik yang jatuh dari permukaan laut.
2. Snailfish (Pseudoliparis swirei)
Snailfish adalah salah satu makhluk paling menarik yang hidup di kedalaman Palung Mariana. Snailfish dari spesies Pseudoliparis swirei ditemukan di kedalaman lebih dari 8.000 meter, menjadikannya ikan terdalam yang pernah ditemukan.
Meskipun hidup dalam kondisi yang sangat ekstrem, snailfish memiliki tubuh transparan dan tampak rapuh, namun sebenarnya sangat kuat dan adaptif. Mereka memakan krustasea kecil dan menggunakan sirip yang berkembang dengan baik untuk bergerak di dasar laut.
3. Cucumaria frondosa (Holothurian)
Di dasar Palung Mariana, kita juga bisa menemukan Holothurian, atau yang lebih dikenal sebagai teripang laut. Salah satu spesies yang ditemukan di sana adalah Cucumaria frondosa, yang memiliki tubuh berbentuk silindris dan tekstur yang lembut.
Teripang ini biasanya mengonsumsi partikel organik yang tersebar di dasar laut. Mereka memiliki kemampuan untuk menyaring makanan dari sedimen, menjadikan mereka salah satu spesies kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem di kedalaman laut.
4. Xenophyophores
Xenophyophores adalah organisme bersel satu yang sangat besar dan sering ditemukan di dasar laut dalam, termasuk di Palung Mariana. Meskipun hanya terdiri dari satu sel, mereka bisa tumbuh hingga beberapa sentimeter.
Ini menjadikan mereka salah satu organisme bersel satu terbesar di dunia. Xenophyophores berperan penting dalam ekosistem laut dalam karena mereka menyerap partikel organik yang jatuh dari permukaan, serta menyediakan habitat bagi mikroorganisme lainnya.
5. Cacing Poliket (Polychaete Worms)
Cacing poliket adalah jenis cacing laut yang ditemukan di berbagai kedalaman laut, termasuk di Palung Mariana. Salah satu jenis yang hidup di sana memiliki tubuh berbulu yang memungkinkan mereka bergerak di sedimen dasar laut.
Cacing poliket memakan detritus, atau sisa-sisa organik, dan membantu dalam proses dekomposisi di ekosistem laut dalam. Keberadaan mereka menunjukkan betapa beragamnya kehidupan di tempat yang tampaknya tidak mungkin untuk ditinggali.
6. Harp Sponge (Chondrocladia lyra)
Harp Sponge adalah spesies spons laut yang memiliki bentuk unik seperti harpa, dengan cabang-cabang yang menyerupai senar. Spons ini ditemukan di kedalaman yang sangat dalam dan memiliki cara makan yang menarik.
Caranya dengan menangkap plankton dan partikel kecil menggunakan cabang-cabangnya yang lengket. Harp Sponge adalah contoh adaptasi luar biasa dari makhluk laut yang hidup di lingkungan yang sangat tidak ramah.
Palung Mariana adalah rumah bagi berbagai makhluk hidup yang telah beradaptasi dengan kondisi ekstrem di kedalaman laut. Hewan-hewan ini menunjukkan betapa beragam dan luar biasa kehidupan di bumi, bahkan di tempat-tempat yang paling tidak bersahabat sekalipun. Keberadaan mereka juga mengingatkan kita akan banyaknya misteri alam yang masih menunggu untuk diungkap. (*)
Sumber: Youtube Semesta Fakta
Editor : Clavel Lukas