MANADOPOST.ID - Kebiasaan terlalu banyak berpikir atau overthinking sering kali membawa dampak negatif terhadap kesehatan mental.
Overthinking dapat membuat seseorang terjebak dalam siklus kekhawatiran, mengingat hal-hal buruk di masa lalu, atau mencemaskan apa yang mungkin terjadi di masa depan.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak berpikir dapat menurunkan energi, membatasi kreativitas, dan menyebabkan masalah tidur.
Jika Bunda sering terjebak dalam kebiasaan ini, ada beberapa cara efektif yang bisa dilakukan untuk mengatasinya menurut psikolog.
1. Fokus pada Pemecahan Masalah Menurut laman Psychology Today, terus-menerus memikirkan masalah tidak akan membantu menyelesaikannya.
Sebaliknya, carilah solusi yang dapat diambil dari situasi yang dihadapi. Pertimbangkan langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk belajar dari kesalahan atau mencegah masalah yang serupa di masa mendatang.
Dengan fokus pada solusi, Bunda akan lebih tenang dan percaya diri dalam mengatasi tantangan yang ada.
2. Berikan Tantangan pada Pikiran Negatif Ketika pikiran negatif mulai mendominasi, jangan biarkan hal tersebut mengambil alih. Tantanglah pikiran tersebut dan ubah menjadi lebih positif.
Tujuan dari tantangan ini adalah untuk mencapai perspektif yang lebih seimbang. Bunda bisa bertanya pada diri sendiri, "Apakah pikiran negatif ini benar-benar bermanfaat?" atau "Apa bukti bahwa pemikiran ini benar?"
3. Sisihkan Waktu untuk Refleksi Merenung atau mengingat masalah secara terus-menerus bukanlah hal yang produktif, namun refleksi singkat dapat membantu.
Meluangkan waktu sekitar 20 menit setiap hari untuk merenung bisa menjadi cara efektif untuk mengendalikan pikiran. Selama waktu tersebut, Bunda bisa memikirkan kekhawatiran atau hal-hal lain yang ingin direnungkan.
Setelah waktunya selesai, kembali fokus pada kegiatan yang lebih produktif. Dengan cara ini, Bunda dapat menghindari overthinking yang berkepanjangan.
4. Latih Rasa Syukur Mengungkapkan rasa syukur adalah cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi overthinking.
Menurut laman CNBC, dengan berlatih rasa syukur, Bunda dapat menghubungkan diri dengan hal-hal yang lebih besar dari diri sendiri, seperti orang lain, alam, atau kekuatan spiritual.
Menuliskan hal-hal yang disyukuri setiap hari dalam jurnal juga terbukti dapat meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi stres.
5. Alihkan Perhatian dengan Kegiatan Positif Ketika mulai merasa overthinking, coba alihkan perhatian dengan aktivitas sehat, seperti meditasi, membaca, atau berjalan-jalan.
Menambahkan aktivitas-aktivitas ini ke dalam rutinitas harian akan membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan.
Semakin sering Bunda melakukan kegiatan yang menyenangkan, semakin kecil kemungkinan untuk kembali terjebak dalam overthinking.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Bunda bisa mengurangi kebiasaan overthinking dan menjaga kesehatan mental yang lebih baik. Semoga bermanfaat!
Editor : Clavel Lukas