Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Rahasia Ampuh Agar Pohon Pala Jantan Bisa Berbuah Lebat

Alfianne Lumantow • Selasa, 25 Februari 2025 | 14:59 WIB

Ilustrasi Pala.
Ilustrasi Pala.

MANADOPOST.ID – Pohon pala (Myristica fragrans) merupakan salah satu komoditas rempah unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Namun, ada satu tantangan besar yang dihadapi para petani: pohon pala jantan tidak menghasilkan buah!

Dalam budidaya pala, hanya pohon betina yang bisa berbuah, sementara pohon jantan hanya berfungsi sebagai penyerbuk. Jika jumlah pohon jantan terlalu banyak, hasil panen pun menjadi berkurang.

Dengan teknik tertentu, pohon pala jantan bisa diubah agar tetap produktif dan menghasilkan buah lebat! Bagaimana caranya? Simak rahasia ampuh berikut ini!

Mengapa Pohon Pala Jantan Tidak Berbuah?
Secara alami, pohon pala adalah tanaman berumah dua (dioecious), yang artinya ada pohon jantan dan betina yang terpisah.

Pohon betina akan menghasilkan buah, sedangkan pohon jantan hanya memproduksi serbuk sari untuk penyerbukan.

Biasanya, dalam satu kebun, satu pohon jantan bisa menyerbuki 10–15 pohon betina. Jika jumlah pohon jantan terlalu banyak, produktivitas kebun akan menurun drastis.

Namun, ada beberapa trik yang bisa diterapkan agar pohon pala jantan tetap bisa berbuah tanpa harus ditebang.

1 Teknik Sambung Pucuk (Grafting) – Mengubah Jantan Menjadi Betina!
Salah satu cara paling efektif untuk membuat pohon pala jantan berbuah adalah dengan teknik sambung pucuk (grafting). Teknik ini dilakukan dengan menyambungkan batang atas (entres) dari pohon betina ke batang bawah pohon jantan.

Langkah-langkah sambung pucuk:
- Pilih batang atas dari pohon betina yang sehat dan produktif.
- Potong batang pohon jantan, lalu buat sayatan berbentuk huruf V.
- Masukkan batang betina ke dalam sayatan dan ikat dengan plastik atau tali rafia.
- Biarkan selama beberapa minggu hingga menyatu sempurna.
Setelah berhasil, cabang betina akan mulai tumbuh dan menghasilkan buah pada batang pohon jantan!

2. Teknik Top Working – Metode Canggih Mengubah Pohon Jantan
Teknik top working adalah metode pemangkasan pohon jantan hingga menyisakan batang utamanya, lalu menempelkan beberapa tunas dari pohon betina ke batang tersebut. Cara ini sangat efektif untuk pohon pala jantan yang sudah tua dan besar, sehingga tidak perlu ditebang total.

3. Pemangkasan Pohon Jantan yang Berlebihan
Jika dalam satu kebun terlalu banyak pohon jantan, sebaiknya dilakukan pemangkasan atau penggantian dengan pohon betina. Idealnya, jumlah pohon jantan hanya sekitar 10% dari total populasi pohon pala agar produktivitas tetap tinggi.

4. Pemberian Hormon Perangsang Bunga
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon seperti giberelin dan sitokinin dapat merangsang pohon pala jantan untuk mengeluarkan bunga yang lebih produktif. Penyemprotan hormon ini bisa dilakukan saat awal musim hujan untuk hasil maksimal.

5. Pemupukan yang Tepat untuk Mendukung Pembuahan
Agar pohon pala tetap sehat dan produktif, pemupukan yang seimbang sangat diperlukan. Gunakan pupuk dengan kandungan:
- Kalsium (Ca) untuk memperkuat batang dan buah.
- Kalium (K) untuk meningkatkan daya tahan tanaman.
- Fosfor (P) untuk mempercepat pertumbuhan tunas dan bunga.
Selain itu, pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang sangat dianjurkan agar tanah tetap subur.

Siapa bilang pohon pala jantan tidak bisa berbuah? Dengan teknik yang tepat seperti sambung pucuk, top working, pemangkasan selektif, pemberian hormon, dan pemupukan yang optimal, pohon pala jantan tetap bisa menghasilkan buah yang melimpah!

Editor : Clavel Lukas
#Pala