Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Waspada! Penderita Penyakit Ini Sebaiknya Tidak Mengonsumsi Buah Manggis

Alfianne Lumantow • Senin, 17 Maret 2025 | 15:41 WIB

Manggis. (Bing)
Manggis. (Bing)

MANADOPOST.ID – Buah manggis dikenal sebagai "ratu buah" karena kaya akan manfaat kesehatan. Kandungan antioksidan xanthone dalam manggis dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, dan melawan radikal bebas.

Namun, tahukah bahwa tidak semua orang bisa mengonsumsi buah manggis dengan aman? Ternyata, ada beberapa kondisi kesehatan yang justru bisa memburuk jika mengonsumsi buah ini.

Siapa saja yang perlu berhati-hati? Berikut penjelasannya.

1. Penderita Gangguan Pembekuan Darah
Manggis mengandung senyawa yang dapat memperlambat proses pembekuan darah. Bagi penderita gangguan pembekuan darah, seperti hemofilia atau mereka yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah (antikoagulan), manggis bisa meningkatkan risiko perdarahan.

Buah manggis dapat menghambat trombosit dalam darah, yang berperan dalam proses pembekuan luka. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, ada kemungkinan pendarahan akan sulit dihentikan, terutama bagi pasien yang sudah memiliki gangguan pembekuan darah.

2. Penderita Diabetes
Meski mengandung banyak serat, buah manggis memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi. Bagi penderita diabetes, terutama yang memiliki kadar gula darah tidak stabil, konsumsi manggis dalam jumlah berlebihan bisa memicu lonjakan gula darah secara tiba-tiba.

Buah manggis dapat membantu menurunkan kadar gula darah, efek ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Lebih baik dikonsumsi dengan hati-hati, terutama bagi penderita diabetes tipe 2 yang sensitif terhadap lonjakan gula.

3. Orang dengan Masalah Asam Lambung dan GERD
Bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan seperti asam lambung tinggi atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), buah manggis bisa menjadi pemicu yang memperburuk gejala. Kandungan asam dalam manggis dapat meningkatkan produksi asam lambung dan menyebabkan rasa tidak nyaman seperti nyeri ulu hati dan refluks asam.

Meskipun buah manggis memiliki sifat antiinflamasi, keasamannya bisa menyebabkan iritasi pada lambung yang sudah sensitif. Penderita GERD sebaiknya membatasi konsumsi manggis atau menghindarinya jika gejala asam lambung sering kambuh.

4. Penderita Penyakit Ginjal
Manggis mengandung kadar kalium yang cukup tinggi. Bagi penderita penyakit ginjal kronis, terutama mereka yang harus menjalani diet rendah kalium, konsumsi manggis bisa berbahaya.

Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik kesulitan mengeluarkan kelebihan kalium dari dalam tubuh, yang dapat menyebabkan hiperkalemia—kondisi berbahaya yang dapat memicu gangguan jantung. Oleh karena itu, pasien dengan penyakit ginjal perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi manggis.

5. Ibu Hamil di Trimester Awal
Meski manggis kaya akan nutrisi, ibu hamil, terutama yang berada di trimester pertama, sebaiknya membatasi konsumsinya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa xanthone dalam manggis dapat mempengaruhi keseimbangan hormon dan sistem kekebalan tubuh yang sedang berubah selama kehamilan.

Selain itu, efek antikoagulan alami dalam manggis bisa meningkatkan risiko pendarahan saat persalinan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya mengonsumsi manggis dalam jumlah wajar dan berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikannya sebagai bagian dari diet harian.

Meskipun buah manggis memiliki banyak manfaat kesehatan, tidak semua orang bisa mengonsumsinya dengan aman. Penderita gangguan pembekuan darah, diabetes, asam lambung, penyakit ginjal, dan ibu hamil di trimester awal perlu berhati-hati atau bahkan menghindari buah ini.

Agar tetap mendapatkan manfaat dari buah-buahan tanpa risiko kesehatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi manggis, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu.

Editor : Clavel Lukas
#Manggis #buah manggis