Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jejak Peradaban Kuno, Lass Geel Salah Satu Lukisan Gua Tertua Di Afrika

Fandy Gerungan • Senin, 17 Maret 2025 | 16:01 WIB
Lass Geel di Somalia. (Wikipedia)
Lass Geel di Somalia. (Wikipedia)

MANADOPOST.ID--Somalia bukan hanya dikenal dengan sejarah dan budayanya yang kaya, tetapi juga memiliki situs arkeologi yang luar biasa.

Salah satu yang paling menarik adalah "Laas Geel", sebuah kompleks gua yang menyimpan salah satu koleksi seni prasejarah tertua di dunia.

Bagi banyak orang, nama Laas Geel mungkin belum familiar, tetapi bagi para arkeolog dan sejarawan, tempat ini adalah salah satu situs seni cadas terbaik di Afrika.

Laas Geel adalah serangkaian gua dan ceruk batu yang dihiasi dengan lukisan kuno yang diperkirakan berusia lebih dari "5.000 hingga 11.000 tahun".

Terletak di dekat kota Hargeisa, ibu kota Somaliland (wilayah otonom di Somalia), situs ini pertama kali ditemukan oleh tim arkeolog Prancis pada tahun 2002. Sejak itu, Laas Geel menjadi salah satu penemuan arkeologi paling penting di Afrika Timur.

Lukisan-lukisan di Laas Geel menggambarkan berbagai aspek kehidupan manusia purba, termasuk figur manusia, hewan ternak seperti sapi bertanduk panjang, serta adegan perburuan dan ritual keagamaan.

Warna-warna yang digunakan dalam lukisan ini masih sangat terang meskipun telah berusia ribuan tahun. Kombinasi merah, oranye, dan putih menciptakan tampilan visual yang menakjubkan dan menunjukkan keahlian seniman prasejarah dalam menciptakan karya seni yang bertahan lama.

Para peneliti percaya bahwa Laas Geel dulunya adalah tempat suci atau pusat spiritual bagi masyarakat kuno yang tinggal di wilayah tersebut.

Beberapa lukisan menunjukkan manusia dalam posisi pemujaan terhadap hewan, yang menandakan bahwa sapi mungkin memiliki peran penting dalam kehidupan dan kepercayaan mereka. Hingga kini, makna pasti dari banyak gambar masih menjadi misteri yang terus dipelajari oleh para arkeolog.

Meskipun keindahannya luar biasa, Laas Geel masih menghadapi tantangan dalam hal perlindungan dan konservasi. Karena Somalia masih berjuang dengan ketidakstabilan politik, situs ini belum mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.

Namun, upaya terus dilakukan oleh komunitas arkeologi dan pemerhati sejarah untuk memastikan bahwa Laas Geel tetap terlindungi sebagai bagian dari warisan budaya dunia.

Laas Geel adalah salah satu permata tersembunyi di Somalia yang menyimpan cerita peradaban manusia ribuan tahun lalu. Keindahan dan misteri yang tersimpan di dalam gua-gua ini menjadikannya salah satu situs seni cadas paling menakjubkan di dunia. (*)

Editor : Clavel Lukas
#lukisan tertua di dunia #afrika