MANADOPOST.ID - Dua tahun lalu, tepatnya 10 Oktober 2022, Richi tak menyangka usahanya yang baru dibuka langsung diserbu pelanggan.
"Waktu itu sempat kaget karena customer langsung membludak. Menunya belum selengkap sekarang," kenangnya. Kini, Lalapan Sambal Gami Sudirman 98 telah menjadi salah satu destinasi kuliner yang digemari, terutama bagi pecinta pedas di Manado.
Perjalanan Richi di dunia bisnis makanan dan minuman (F&B) sebenarnya sudah dimulai sejak 2017.
Ia mengelola Legato dari 2017 hingga 2019, lalu beralih ke Hops yang berjalan hingga 2022. Namun, passion-nya terhadap kuliner sudah ada jauh sebelum itu.
"Selain bermusik, saya memang suka memasak, suka bereksperimen dengan resep, mencampur bahan-bahan yang ada di kulkas untuk dijadikan makanan atau minuman," tuturnya.
Sebagai pengusaha kuliner, Richi meyakini bahwa keberhasilan sebuah rumah makan bergantung pada dua hal utama: citarasa dan pelayanan.
"Citarasa adalah identitas dari rumah makan. Kalau rasanya berubah, identitasnya juga berubah," tegasnya. Itulah sebabnya ia sendiri yang merancang resep utama Lalapan Sambal Gami Sudirman 98. Dengan begitu, meskipun ada pergantian juru masak, rasa khasnya tetap terjaga.
Selain rasa, pelayanan profesional juga menjadi prioritas. Richi ingin setiap pelanggan yang datang tak hanya menikmati makanan lezat, tapi juga merasa nyaman dengan atmosfer dan pelayanan yang diberikan.
Daya tarik utama Lalapan Sambal Gami Sudirman 98 terletak pada sambalnya yang unik—sambal bakar pertama di Manado.
Proses pembakarannya pun khas, yakni langsung di atas cobek yang diletakkan di api menyala. Hasilnya? Aroma smokey yang menggoda, menyatu dengan kepedasan sambal yang membangkitkan selera.
Menu yang disajikan pun beragam, mulai dari ayam, bebek, mujair, cumi, hingga udang, semuanya disajikan dengan sambal gami yang khas.
Beberapa menu favorit pelanggan antara lain Cumi Manis/Asin Sambal Gami, Udang Goreng Sambal Gami, Bebek Goreng/Bakar Sambal Gami, Ayam Bakar/Goreng Sambal Gami, serta hidangan penutup seperti Es Durian Sudirman dan Salad Buah Premium.
Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, Richi percaya bahwa menjaga keotentikan adalah kunci bertahan.
"Kami ingin terus mempertahankan ciri khas kami, baik dari segi rasa maupun pelayanan," ujarnya. Tak hanya itu, ia juga memiliki visi besar untuk Lalapan Sambal Gami Sudirman 98.
Harapannya, rumah makan ini bisa berkembang ke berbagai daerah. Untuk mewujudkan itu, Lalapan Sambal Gami Sudirman 98 kini membuka peluang kemitraan atau franchise bagi siapa saja yang ingin berbisnis di dunia kuliner.
"Kami ingin terus ramai dan berada di banyak tempat," kata Richi optimis.
Bagi pecinta pedas dan sensasi sambal yang unik, Lalapan Sambal Gami Sudirman 98 adalah tempat yang wajib dikunjungi. Mungkin, setelah sekali mencoba, Anda akan sulit melupakan sensasi pedas berasapnya yang begitu menggoda. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos