MANADOPOST.ID – Indonesia semakin aktif menjalin kemitraan internasional untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baru-baru ini, Indonesia dan Estonia resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam bidang teknologi digital, F&B, dan pariwisata.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas jaringan bisnis sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi wisata.
Estonia dikenal sebagai salah satu negara dengan ekosistem digital paling maju di Eropa.
Pengalaman mereka dalam digitalisasi pelayanan publik dan bisnis menjadi inspirasi untuk Indonesia.
Melalui MoU ini, sektor pariwisata Indonesia dapat memanfaatkan teknologi digital untuk promosi destinasi secara lebih efektif.
Selain itu, kolaborasi juga mencakup pengembangan sektor kuliner.
Baca Juga: Digitalisasi Dorong UMKM Indonesia Menembus Pasar Global
Indonesia ingin memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara ke pasar Eropa melalui jaringan Estonia.
Di sisi lain, Estonia melihat Indonesia sebagai pasar strategis untuk memperluas koneksi bisnis di Asia Tenggara.
Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama karena potensi kunjungan wisatawan antarnegara masih sangat besar.
Kedua pihak sepakat bahwa teknologi digital bisa menjadi jembatan untuk memudahkan promosi dan transaksi.
Dengan dukungan Estonia, Indonesia berharap lebih banyak UMKM kuliner dan pariwisata bisa go global.
Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk menjadikan pariwisata sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi.
Kerja sama ini diyakini akan memperkuat diplomasi budaya antarnegara.
Selain memperluas pasar, juga membangun hubungan yang lebih erat antarbangsa.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan komitmennya untuk mengawal realisasi kerja sama tersebut.
Dalam beberapa tahun ke depan, hasil konkret dari kolaborasi ini diharapkan bisa terlihat.
Mulai dari peningkatan jumlah wisatawan hingga bertambahnya ekspor kuliner ke pasar global.
Indonesia optimistis kerja sama dengan Estonia akan membuka babak baru bagi pariwisata dan ekonomi kreatif.
(rm)
Editor : Jasinta Bolang