Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

OpenAI dan Amazon Teken Kontrak Rp 600 Triliun untuk Dorong Infrastruktur Cloud AI

Jasinta Bolang • Selasa, 4 November 2025 | 10:40 WIB

Photo
Photo

MANADOPOST.ID – Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI resmi menandatangani kontrak kerja sama jangka panjang dengan raksasa cloud Amazon Web Services (AWS) senilai US$ 38 miliar atau sekitar Rp 600 triliun.

Perjanjian ini diumumkan pada 3 November 2025 dan akan berlangsung selama tujuh tahun ke depan.

Langkah ini menandai kerja sama strategis antara dua kekuatan besar dalam dunia AI dan komputasi awan.

Menurut laporan Al Jazeera, OpenAI akan menggunakan layanan AWS untuk memperkuat kapasitas komputasi pelatihan dan penerapan model AI berskala besar.

AWS akan menjadi mitra utama dalam penyediaan server GPU, penyimpanan data, dan infrastruktur keamanan siber bagi OpenAI.

Kesepakatan tersebut juga menegaskan dominasi Amazon di pasar cloud yang semakin kompetitif melawan Google Cloud dan Microsoft Azure.

OpenAI menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperluas ketersediaan layanan AI di seluruh dunia.

Baca Juga: Amazon Kenalkan Kacamata Pintar untuk Kurir, Bisa Antar dan Scan Paket Sekaligus

Melalui kerja sama ini, OpenAI berharap bisa mempercepat pelatihan model bahasa besar (LLM) dan layanan AI generatif seperti ChatGPT dan DALL-E.

Sementara itu, Amazon menganggap kemitraan ini sebagai tonggak baru dalam membangun “AI Cloud Ecosystem” berbasis efisiensi dan keamanan tinggi.

Kesepakatan ini juga mencakup investasi bersama untuk pengembangan chip komputasi AI hemat energi.

Menurut Reuters, kontrak ini merupakan salah satu kesepakatan teknologi terbesar sepanjang 2025 di sektor infrastruktur digital.

Analis menilai kerja sama ini akan memperkuat posisi OpenAI sebagai pemimpin global AI sekaligus memperluas jangkauan AWS di pasar enterprise.

Kerja sama ini juga akan berdampak signifikan bagi industri startup AI yang mengandalkan layanan cloud untuk mengembangkan model mereka.

Dengan infrastruktur AWS, OpenAI dapat menjalankan pelatihan model AI dengan skala lebih besar, biaya lebih rendah, dan waktu lebih cepat.

CEO Amazon, Andy Jassy, mengatakan kolaborasi ini akan membawa “revolusi efisiensi baru” dalam dunia kecerdasan buatan.

OpenAI sendiri telah lama bekerja sama dengan Microsoft, namun kini memperluas kemitraan demi diversifikasi dan skalabilitas global.

Kesepakatan ini menegaskan bahwa masa depan AI akan bergantung pada kolaborasi strategis antara penyedia cloud dan perusahaan pengembang model.

Kerja sama OpenAI–AWS juga menjadi bukti meningkatnya investasi global di bidang AI infrastructure sebagai tulang punggung ekonomi digital.

Dengan nilai kontrak fantastis, kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat adopsi AI di berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, dan keuangan.

(rm)

Editor : Jasinta Bolang
#Infrastruktur #OpenAI #Teknologi #AI #Amazon