Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Facebook Hilangkan Tombol Like & Komentar? Netizen Panik, Meta Bongkar Alasannya!

ALengkong • Selasa, 18 November 2025 | 14:04 WIB

Jagosatu.com

Facebook Hapus Tombol Like & Komentar Eksternal, Netizen Heboh!
Facebook Hapus Tombol Like & Komentar Eksternal, Netizen Heboh!

Facebook bikin heboh karena akan menghapus tombol Like dan Komentar eksternal mulai 10 Februari 2026.

Perubahan ini membuat banyak orang penasaran karena fitur itu sudah dipakai bertahun-tahun di banyak situs.

Meta menjelaskan bahwa fitur Like dan Komentar eksternal dianggap sudah tidak relevan di era digital saat ini.

Menurut Liputan6, Meta menyebut fitur itu adalah peninggalan era Web 2.0 yang kini kurang efektif digunakan.

Meta mengatakan bahwa pengguna sekarang lebih banyak berinteraksi langsung melalui aplikasi, bukan dari situs luar.

Fitur eksternal itu dulu dipakai supaya orang bisa memberi Like atau Komentar tanpa masuk ke Facebook.

Sekarang Meta merasa fitur itu tidak lagi memberi manfaat yang besar untuk pengalaman pengguna.

Menurut laporan DetikInet, plugin Like dan Komentar yang sudah dipasang di situs tidak akan error setelah dihapus.

Meta memastikan tampilan plugin akan otomatis mengecil menjadi 0x0 piksel agar tidak mengganggu tampilan situs.

Pengelola website tidak diwajibkan menghapus kode plugin secara manual karena sistem akan menyesuaikan sendiri.

Namun Meta tetap menyarankan untuk menghapus kode lama agar halaman web terlihat lebih rapi.

Meta mengatakan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari usaha mereka memperbarui teknologi Facebook.

Mereka ingin fokus pada fitur yang lebih modern dan lebih sering digunakan di aplikasi utama.

Penghapusan fitur ini membuat banyak orang bertanya-tanya apakah engagement di luar Facebook akan berkurang.

Banyak pengguna berpendapat bahwa fitur Like eksternal dulu sangat membantu menyebarkan konten lebih luas.

Namun perubahan ini juga bisa berarti Facebook ingin semua interaksi kembali terjadi di dalam platformnya.

Langkah ini bisa membuat pengalaman pengguna lebih terkontrol dan lebih aman dalam sistem Meta.

Beberapa pengamat teknologi menganggap Meta sedang merapikan fitur lama yang sudah jarang dipakai.

Walaupun begitu, penghapusan fitur ini tetap menjadi sorotan karena dianggap mengubah cara lama pengguna berinteraksi.

Keputusan Meta ini mungkin menjadi awal dari perubahan besar lainnya di platform Facebook. (m)

Editor : ALengkong
#SosialMedia #MetaNews #FacebookUpdate #TeknoHariIni #DigitalTrend #BeritaTeknologi