Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Google Resmikan Pusat Teknik AI Terbesar di Luar Amerika, Berbasis di Taiwan

Prisilia Rumengan • Sabtu, 22 November 2025 | 18:37 WIB

President William Lai, third from left, today stands with Google executives at the opening of a Google AI engineering center in Taipei.
President William Lai, third from left, today stands with Google executives at the opening of a Google AI engineering center in Taipei.

MANADOPOST.ID - Google memperluas strategi globalnya dengan membuka pusat rekayasa kecerdasan buatan terbesar di luar Amerika Serikat yang berlokasi di Taiwan.

Langkah ini menegaskan komitmen Google untuk memperkuat pondasi teknologi AI melalui pengembangan infrastruktur dan hardware pendukung.

Pusat teknik baru ini tidak hanya memfokuskan diri pada pengembangan software AI tetapi juga merekayasa hardware kelas dunia.

Menurut laporan internasional, fasilitas ini akan menjadi rumah bagi tim teknik AI yang khusus mengerjakan desain infrastruktur untuk pusat data Google.

Google memilih Taiwan karena negara ini memiliki ekosistem teknologi yang kuat dan salah satu industri semikonduktor terbesar di dunia.

Dengan dukungan talenta lokal, pusat teknik ini diperkirakan akan mempercepat inovasi produk dan layanan AI global.

Google menyebut Taiwan sebagai lokasi strategis untuk ekspansi jangka panjang di wilayah Asia Pasifik.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Taiwan dalam rantai pasok global untuk teknologi kecerdasan buatan.

Pusat teknik tersebut juga bertanggung jawab mengembangkan perangkat keras pendukung model AI generasi terbaru seperti Gemini.

Selain fokus pada hardware, pusat ini akan mengembangkan teknologi pendinginan efisien untuk infrastruktur server AI.

Baca Juga: Wobble Phone Bocorkan Kamera Kuat dengan Sensor Sony dan AI On-Device

Google menekankan bahwa efisiensi energi menjadi prioritas utama untuk mendukung operasional pusat data skala besar.

Para insinyur di Taiwan akan bekerja pada berbagai inovasi, termasuk optimasi chip AI dan sistem komputasi terdistribusi.

Pusat ini ikut mendorong transformasi digital di Asia melalui peluang kolaborasi dengan universitas dan startup teknologi.

Pembukaan fasilitas tersebut juga diprediksi menciptakan ratusan lapangan pekerjaan baru bagi insinyur dan peneliti AI.

Google melihat Taiwan sebagai mitra penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas produksi di kawasan lain.

Teknologi yang dikembangkan dari pusat ini diharapkan meningkatkan performa dan kecepatan layanan Google di seluruh dunia.

Keberadaan pusat rekayasa tersebut menandai langkah agresif Google dalam persaingan AI global.

Dengan meningkatnya permintaan untuk teknologi AI, infrastruktur yang kuat menjadi fondasi utama percepatan inovasi.

Google menegaskan bahwa pusat ini akan menjadi tulang punggung bagi pengembangan AI generasi berikutnya.

Inisiatif ini memperkuat positioning Google sebagai pemimpin teknologi yang siap menghadapi era komputasi masa depan.

Langkah ekspansi Google ke Taiwan sekaligus menunjukkan bahwa Asia merupakan wilayah strategis dalam pengembangan AI tingkat dunia.

(AR)

Editor : Prisilia Rumengan
#China #Google #AI #TaiwanTech #taiwan #GoogleAI