MANADOPOST.ID - Permintaan chip untuk kecerdasan buatan melonjak drastis hingga menyebabkan krisis pasokan memori di seluruh dunia.
Banyak pabrik kesulitan memenuhi permintaan chip berperforma tinggi.
Jenis chip seperti DRAM dan HBM menjadi yang paling banyak dicari.
Perusahaan besar seperti NVIDIA dan AMD memesan chip dalam jumlah besar.
Hal ini membuat produsen kesulitan membagi pasokan untuk semua klien.
Industri gadget terkena dampak paling cepat dari kekurangan chip ini.
Beberapa produsen menunda peluncuran produk baru karena kekurangan komponen.
Harga chip meningkat cukup signifikan dalam waktu singkat.
Kenaikan harga ini memengaruhi biaya produksi gadget global.
Baca Juga: Amazon Kejutkan Dunia dengan Parfum yang Diracik Menggunakan Kecerdasan Buatan
Perusahaan ponsel dan laptop kini harus menyesuaikan anggaran produksi.
AI generatif menjadi faktor terbesar meningkatnya kebutuhan chip.
Teknologi ini membutuhkan memori besar untuk menjalankan model AI.
Permintaan server AI di seluruh dunia juga meningkat sangat cepat.
Situasi ini diprediksi berlangsung hingga tahun depan.
Pabrik memori mencoba memperluas kapasitas namun butuh waktu lama.
Pakar menyebut krisis chip sebagai efek samping revolusi AI global.
Krisis ini membuka peluang bagi produsen baru untuk masuk pasar.
Negara besar mulai menambah investasi pada pabrik memori lokal.
Persaingan global chip diprediksi semakin panas ke depan.
Seluruh kondisi ini menunjukkan bahwa AI berkembang lebih cepat dari kemampuan industri memproduksi chip. (AR)
Editor : Prisilia Rumengan