Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

APJATEL Siapkan Penataan Kabel Fiber Optik di 40 Kabupaten Kota 2026

Richard Lawongan • Jumat, 12 Desember 2025 | 15:56 WIB

Ilustrasi - pekerja menyelesaikan penggalian tanah untuk penertiban jaringan kabel optik
Ilustrasi - pekerja menyelesaikan penggalian tanah untuk penertiban jaringan kabel optik

MANADOPOST.ID – Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi Indonesia (APJATEL) berencana menata kabel fiber optik di 40 kabupaten dan kota sepanjang tahun 2026.

Penataan itu dilakukan untuk memperbaiki jaringan internet dan konektivitas di wilayah-wilayah yang saat ini masih kurang optimal.

Pekerjaan ini diharapkan bisa mempercepat akses internet cepat dan stabil ke area yang belum terlayani dengan baik.

Fiber optik adalah kabel yang menggunakan serat kaca atau plastik untuk mengirim data dengan kecepatan tinggi melalui cahaya.

Dengan jaringan fiber optik yang baik, pengguna internet bisa menikmati kecepatan yang lebih tinggi saat browsing, video call, atau nonton video tanpa buffering.

APJATEL menilai penataan ini perlu agar infrastruktur telekomunikasi tidak terabaikan di daerah yang jauh dari pusat kota.

Baca Juga: ChatGPT Jadi Aplikasi iPhone Paling Banyak Diinstal di AS Sepanjang 2025

Rencana ini juga akan mendukung transformasi digital, seperti e-learning, telemedicine, dan perdagangan elektronik di daerah.

Selain itu, usaha mikro kecil menengah di kabupaten dan kota bisa lebih berkembang karena akses pasar online yang lebih mudah.

APJATEL bekerja sama dengan operator telekomunikasi dan pemangku kepentingan agar pembangunan fiber optik berjalan lancar.

Saat jaringan fiber optik terpasang rapi dan teratur, biaya pemeliharaan juga bisa ditekan lebih efisien.

Penataan kabel ini juga akan memperbaiki kualitas layanan internet untuk kegiatan warga sehari-hari seperti sekolah dan pekerjaan jarak jauh.

Kalau jaringan fiber optik rapi dan teratur, risiko pemutusan kabel akibat gangguan lingkungan bisa berkurang.

Menurut APJATEL, penataan ini juga jadi bagian dari upaya menyiapkan infrastruktur digital untuk masa depan.

Dengan konektivitas yang lebih baik, anak sekolah bisa ikut kelas online tanpa gangguan dan lancar dalam proses belajarnya.

Warga di daerah yang dulu susah internetan kini punya kesempatan yang sama untuk akses video, game online, dan aplikasi konten lainnya.

Penataan kabel fiber juga akan menyasar titik-titik yang strategis untuk mendukung pemerintahan digital di berbagai wilayah.

Pemerintah daerah juga diminta bantu sosialisasi agar masyarakat tahu manfaat dan keselamatan jaringan fiber optik.

Proyek fiber optik ini diperkirakan akan berjalan sepanjang tahun 2026 sesuai rencana dan prioritas lokasi.

APJATEL berharap hasilnya bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat di 40 kabupaten kota yang menjadi target.

Dengan jaringan yang lebih baik, kehidupan digital di daerah pun bisa lebih maju dan terbuka untuk semua warga. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#fiber optik #telekomunikasi #Infrastruktur Digital #Internet Cepat #APJATEL