Apa Itu Aturan 10 Menit? Cara Sederhana Mengatasi Rasa Malas Menurut Pakar

ALengkong • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 21:07 WIB
Ilustrasi remaja Gen Z sedang berkumpul.
Ilustrasi remaja Gen Z sedang berkumpul.

MANADOPOST.ID - Aturan 10 menit merupakan salah satu metode sederhana yang disarankan pakar untuk membantu seseorang mengatasi rasa malas dan kebiasaan menunda pekerjaan. Konsep ini berfokus pada langkah kecil, yaitu memulai aktivitas selama 10 menit sebagai titik awal untuk membangun momentum.

Pendekatan ini dinilai efektif karena banyak orang sebenarnya kesulitan untuk memulai pekerjaan, bukan menyelesaikannya. Dengan membatasi waktu hanya 10 menit, tekanan psikologis menjadi lebih ringan sehingga seseorang lebih mudah mengambil langkah pertama.

Menurut penjelasan pakar yang dikutip dalam laporan Kompas.com, aturan ini bekerja dengan memanfaatkan dorongan awal yang muncul ketika seseorang mulai melakukan suatu tugas, meskipun dalam waktu singkat.

Ketika seseorang telah memulai pekerjaan selama 10 menit, otak cenderung beradaptasi dengan aktivitas tersebut. Kondisi ini membuat individu lebih mungkin melanjutkan pekerjaan tanpa merasa terbebani seperti pada awalnya.

Metode ini juga berkaitan dengan cara otak merespons tugas yang dianggap berat. Tugas besar sering terasa menakutkan karena terlihat kompleks, sehingga memicu keinginan untuk menunda. Dengan membaginya ke dalam durasi singkat, hambatan mental tersebut dapat dikurangi.

Selain itu, aturan 10 menit dinilai membantu membangun konsistensi dalam bekerja. Kebiasaan untuk memulai, meskipun hanya sebentar, dapat berkembang menjadi rutinitas yang lebih stabil jika dilakukan secara berulang.

Dalam praktiknya, seseorang cukup memilih satu tugas yang ingin dikerjakan, kemudian menetapkan waktu selama 10 menit untuk fokus penuh tanpa gangguan. Setelah waktu tersebut selesai, individu dapat memutuskan apakah ingin berhenti atau melanjutkan pekerjaan.

Pakar menyebutkan bahwa dalam banyak kasus, seseorang justru memilih untuk melanjutkan pekerjaan setelah melewati 10 menit pertama. Hal ini menunjukkan bahwa hambatan utama sering kali terletak pada tahap memulai, bukan pada proses pengerjaan itu sendiri.

Metode ini juga dianggap relevan untuk berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan kantor, belajar, hingga tugas rumah tangga. Fleksibilitas tersebut membuat aturan 10 menit mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan yang sederhana dan realistis, aturan 10 menit dapat menjadi strategi praktis bagi individu yang ingin meningkatkan produktivitas tanpa merasa terbebani oleh target besar.

Pakar menekankan bahwa kunci utama dari metode ini adalah konsistensi dan komitmen untuk memulai. Tanpa langkah awal, tugas apa pun akan terus tertunda dan sulit diselesaikan.

Sebagai langkah awal, aturan 10 menit dapat membantu mengubah pola pikir dari menunda menjadi bertindak. Dengan memulai dari durasi kecil, seseorang dapat secara bertahap membangun kebiasaan yang lebih produktif dalam jangka panjang.

Editor : ALengkong
gaya hidup tips kerja psikologi produktivitas